Heboh Warga di Boyolali Geger Dengan Pemilik Peternakan Ayam Karena Limbah Kotoran yang Membentuk Danau

inNalar.com – Limbah kotoran ayam yang sudah membentuk danau membuat warga di Dusun Tegalrejo, Desa Winong, Kecamatan Boyolali resah.

Pasalnya, aroma tidak sedap seringkali tercium di sekitar lokasi pembuangan limbah dari peternakan ayam setempat.

Hal itu diungkapkan oleh pemilik akun Tiktok @buka.aja_ melalui video yang berdurasi 3 menit.

Baca Juga: Duh Mengerikan! Batu Ginjal Sebesar Jahe Ditemukan di Tubuh Wanita Ini Gegara Cuman Jarang Minum Air Putih

Dalam narasinya, warga sudah berkali-kali melakukan protes kepada pihak-pihak terkait namun tidak kunjung mendapatkan respon.

Bahkan, beberapa warga nekat menyalakan mercon di dekat peternakan ayam supaya stres dan mati.

“Guys apakah ada yang bisa membuat pembangkit listrik tenaga telek pitik (kototan ayam). Kalau ada datang ke sini guys. Di sini ada danau telek pitik terbesar di dunia. Lokasinya di Winong, di tengah kota Boyolali,” tulisnya.

Baca Juga: Virgoun Gugat Cerai Inara Rusli di Pengadilan Agama Jakarta Barat Hari ini

@buka.aja_ mengklaim danau yang berisi kotoran ayam tersebut luasnya satu hektar.

“Kita selalu coba komunikasi dengan pemilik kandang ayam. Tapi tidak ada respon. Maka kami coba berkomunikasi dengan ayam. Kita akan membalas membuat ayamnya stres,” ucap @buka.aja_.

Nampak di dalam video ada beberapa orang yang menyalakan mercon bumbung yang terbuat dari bambu. Mercon bumbung sengaja diarahkan ke kandang agar ayam-ayamnya stres.

Baca Juga: Mengerikan! Cacing Sepanjang 25 cm Hidup di Usus Pria Berusia 45 Tahun

Tak lama setelah kejadian itu, polisi dan beberapa perwakilan pekerja kandang ayam menemui para warga yang protes.

“Kandang ini sudah 20 tahun pak. Masalah ini sering terjadi berulang kali pak,” ujar warga berkaos putih itu.

“Satu di atasi timbul lagi, satu di atasi timbul lagi. Kami pun dari dulu sudah minta bicara baik-baik. Dari awal dia (pemilik kandang) masuk sini, kami RT RW minta supaya ada perwakilan untuk ikut kumpulan RT RW,” ucap warga lain yang bebaju hijau.

Baca Juga: Viral Pria Berkaos Hitam Terekam CCTV Onani di Gang Sepi, Kemayoran Jakarta Pusat

Pada Rabu (3/5/2023) perwakilan warga yang protes akhirnya diberikan kesempatan untuk mediasi dengan pemilik kandang.

“Guys hari ini kami akan mediasi di kelurahan tentang telek pitik yang sudah meresahkan warga kami,” kembali tulis @buka.aja_.

Akhirnya pemilik kandang ayam beserta istri bersedia mendatangi kantor kelurahan dengan membawa rombongan preman untuk mediasi dengan warga.

Baca Juga: Usai Buat David Koma, Mario Dandy Satrio dan Kawan-Kawan Masih Bisa Bersantai di Penjara, Ini Buktinya

“Ini dia guys pemilik kandang ayamnya. Bapak Yoto dan Ibu Maryati. Konglomerat di Boyolali yang punya kandang dengan kapasitas puluhan juta ayam. Mereka membawa banyak preman bayaran. Sementara kami hanya segelintir warga yang bisa hadir. Tapi kami tidak gentar guys. Lebih baik mati perang dari pada mati keracunan telek pitik,” katanya.

Di akhir video, @buka.aja_ meminta doa kepada netizen agar melanjutkan perjuangan warga Desa Winong.

“Kalau setelah ini saya tidak upload VT lagi. Berarti ada sesuatu dengan kami. Tolong viralkan dan lanjutkan perjuangan warga kami,” tutupnya.

Baca Juga: Petugas Kasir Wajib Tahu! Modus Penipuan Menggunakan QRIS Palsu Mulai Marak

Netizen pun juga dibuat geram oleh sikap pemilik kandang ayam yang seolah-olah tidak peduli dengan warga sekitar.

“biasane lak konglomerat ki dekengane langsung wong duwuran. komunikasi dg ayam nya di lanjutkan sja,” tulis @ulfaalvionita.

“Semoga sampe ke telingan pak Ganjar,” tulis @tepungrosebrand1.***(Faizal)

Rekomendasi