

inNalar.com – Setiap Perilaku yang dilakukan manusia entah itu baik atau buruk pasti mendaptkan konsekuensi yang setimpal. Jika tidak mendapatkan balasannya di dunia, manusia akan mengetam buahnya nanti di akhirat.
Termasuk perbuatan buruk, pelakunya akan mendapatkan hukuman yang sepadan sesuai dengan tingkat kekejian yang dilakukan.
Jika pelaku maksiat tidak mendapatkan ganjaran di dunia, percayalah Allah SWT akan mengakhirkan hukuman yang lebih berat di kehidupan akhirat kelak.
Akan tetapi, diantara perilaku menyimpang yang berpotensi dilakukan manusia, ada salah satu maksiat yang membuat pelakukan diadzab di dunia dan di akhirat.
Baca Juga: Mengapa Memandang Langit Begitu Menenangkan? Ini Jawabannya Menurut Imam Al-Ghazali
Rasulullah Shallahu Alahi wa Sallam bersabda:
“Dua kejahatan akan dibalas oleh Allah ketika di dunia, zina dan durhaka kepada ibu bapak.” (HR. Thabrani)
Hal ini berarti, selain durhaka kepada orangtua, dosa zina akan menyebabkan kehinaan kita di dunia serta adzab yang pedih di akhirat jika tidak segera bertobat.
Selain itu, berikut ini adzab pelaku perselingkuhan dan perzinaan di akhirat:
Rasulullah bersabda: “Tiga orang yang tidak akan diajak berbicara oleh Allah pada hari kiamat dan tidak akan dilihat serta disucikan, pun bagi mereka adzab yang pedih; seorang tua yang berzina, raja yang pendusta, dan orang miskin yang congkak.” (Diriwayatkan Muslim, An-Nasa’i, dan Ibnu Mandah dari Abu Hurairah).
Abdullah bin Mas’ud ra berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah , ‘Apakah dosa yang paling besar di sisi Allah ta’ala?’
Beliau menjawab: “Yaitu kamu menjadikan sekutu bagi Allah padahal Dialah yang menciptakanmu.’ ‘Sungguh itu sangatlah besar . Lalu apa lagi?’ tanyaku kembali. Beliau menjawab, ‘Yaitu kamu membunuh anakmu karena takut kelak ia makan bersamamu.’ ‘Lalu apa lagi,’ tanyaku lagi. Beliau menjawab, ‘Yaitu kamu berzina dengan kekasih (maksudnya isteri) tetanggamu.’
Ini terdapat dalam hadis Bukhari dan Muslim, “lmam Bukhari meriwayatkan hadis dari Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Samurah bin Jundub. Dalam hadis itu disebutkan bahwa beliau SAW didatangi oleh malaikat Jibril dan Mikail. Beliau berkisah:
“Kami berangkat pergi sehingga sampai di suatu tempat semisal ‘tannur’ bagian atasnya sempit sedangkan bagian bawahnya luas. Dari situ terdengar suara gaduh dan ribut-ribut. Kami menengoknya, ternyata di situ banyak laki-laki dan perempuan telanjang. Jika mereka dijilat api yang ada di bawahnya mereka melolong oleh panasnya yang dahsyat. Aku bertanya, ‘Wahai Jibril, siapakah mereka?’ Jibril menjawab, ‘Mereka adalah para pezina perempuan dan laki-laki. Itulah adzab bagi mereka sampai tibanya hari kiamat.” (Diriwayatkan Al-Bukhari, Ibnu Hibban, Ath-Thabrani, dan Ahmad, dalam hadist panjang dari Samurah).
Tentang tafsir bahwa Jahanam itu ‘ia memiliki tujuh pintu‘ (Al-Hijr: 44), Atha’ berkata, “Pintu yang paling hebat panas dan sengatannya dan yang paling busuk baunya adalah pintu yang diperuntukkan bagi para pezina yang berzina setelah mereka tahu keharamannya.”
Makhul ad-Dimasyqiy berkata: “Para penghuni neraka mencium bau busuk berkata, “Kami belum pernah mencium bau yang Iebih busuk dari bau ini’ . Dijelaskan kepada mereka, ‘ltulah bau kemaluan para pezina.”
Baca Juga: Keutamaan Membaca Surat Al Ikhlas: Menyelamatkan dari Gelapnya Alam Kubur dan Seramnya Hari Kiamat
Rasulullah SAW juga bersabda: Jika ahli neraka juga akan menjerit karena bau yang teramat busuk yang berasal dari kemaluan orang yang semasa hidup di dunia sudah melakukan zina. Antara balasan yang akan di terima para pezina di akhirat adalah mereka akan dilemparkan ke dalam neraka sedangkan kemaluan mereka akan mengeluarkan bau yang sangat busuk sehingga membuat penghuni neraka lain akan menjerit penuh marah dan juga merasa tertekan karena bau yang sangat busuk tersebut.
Rasulullah SAW juga bersabda: “Barang siapa yang memenuhkan (menggunakan) matanya kepada yang haram, Allah akan memenuhkan matanya dengan bara api neraka Jahanam. Barang siapa yang berzina dengan wanita yang haram baginya, Allah akan meletakkannya di dalam kubur dengan penuh kehausan, menangis, dan sedih. Wajahnya akan dihitamkan seperti gelap gelita.
Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah SWT agar terhindar dari adzab-adzab yang pedih akibat perselingkuhan di dunia dan di akhirat.*** (Dadang Irsyamuddin)