

inNalar.com – Beberapa waktu lalu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ikut bertepuk tangan saat Presiden Joko Widodo akan mengambil alih pembangunan jalan di provinsi tersebut.
Tingkah Arinal dianggap banyak warganet sebagai tindakan yang tidak tahu malu atas apa yang selama ini dilakukan.
Banyak warga Lampung yang kecewa dengan kinerja Arinal yang sudah menjabat sebagai Gubernur Lampung sejak tahun 2020 itu.
Meski begitu, Partai Golkar yang mengusungnya akan tetap mencalonkan Arinal Djunaidi sebagai Gubernur Lampung pada periode berikutnya.
Hal itu diungkapkan oleh pemilik akun @heraloebss.
“Golkar Lampung menegaskan kembali mendukung Arinal Djunaidi sebagai calon Gubernur Lampung pada Pilakda serentak 2024 mendatang,” tulisnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Wilayah DKI Jakarta Pada Senin 08 Mei 2023 : Waspadai Hujan Lebat dan Petir
Dirinya pun meminta kepada warga Lampung untuk tidak kembali memilih Gubernur yang tidak becus memperbaiki daerahnya.
“Pemimpin model Arinal ini jangan dipilih lagi, Cukup satu periode Warga Lampung jadi korban kepemimpinan dia, Kebangetan kalo masih dipilih!,” tulisnya.
Dalam tweet tersebut, @heraloebss mencantumkan dua tangkapan layar sebuah artikel berita yang berjudul ‘Pilgub 2024, Arinal Tentukan Pendamping Sebilan Sebelum Masa Kampanye’ dan ‘Ketum PAN Beri Sinyal di Pilgub Lampung 2024, Zulkifli Hasan Dukung Arinal Djunaidi Untuk Maju’
Baca Juga: Ternyata Jomblo itu Adalah Sesuatu yang Positif, Ini Alasannya Menurut Habib Ja’far
Sebelum menjabat sebagai Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi pernah menjabat sebagai Bupati Lampung Utara selama dua periode (2005-2010 dan 2010-2015).
Selain itu, Arinal Djunaidi juga pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Lampung pada periode 2015-2020 sebelum kemudian terpilih sebagai Gubernur Lampung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.
Warganet pun juga ikut berkomentar terkait rencana tersebut.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Wilayah Bekasi Hari Ini Senin 8 Mei 2023: Hujan Siang dan Malam
“Susah kalo uang, gula sarung dll yg di tebar nantinya, kalo semua mau sadar enak, ambil aja “gift” nya jgn coblos calonnya
Dan yang paling mungkin SGC gak mau back up beliau ini lagi Baru bisa,” tulis @RaydoDeagustama.
“Kalau di Lampung itu siapa yang memimpin daerah, oligarki pemilik pabrik gula yang menentukan. Baik kabupaten/kota sampai provinsi.. siapa yg dicalonkan/didukung bos gulaku itulah yg akan berkuasa,” tulis @Yopras69Y.***(Faizal)