

InNalar.com – Trade Union Right Centre (TURC) mengumumkan akan melakukan demo menuntut hak buruh produsen sepatu Adidas yang akan dilaksanakan pada Rabu (10/5/2023).
TURC adalah organisasi yang mendukung peran serikat pekerja dalam memperjuangkan hak-hak buruh serta kesejahteraan bagi buruh dan keluarga.
Demo tersebut akan dikemas dalam kegiatan Mimbar Buruh. Demo akan dilakukan di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Baca Juga: Sistem Error Rampung Diperbaiki, BSI Peringatkan Nasabah Berhati-hati terhadap Penipuan
Terdapat 6 agenda dalam demo tersebut. Pertama adalah konferensi pers dengan tema “Pandangan Serikat dalam Mengukur Praktik Bisnis dan HAM di Industri TGSL”.
Agenda kedua adalah pameran foto karya buruh. Selanjutnya, penulisan dan pembacaan puisi & esai oleh komunitas buruh menulis.
Agenda keempat adalah diskusi publik dengan tema “Mengukur Implementasi Praktik Bisnis dan HAM di Industri TGSL”.
Baca Juga: UTBK 2023 UGM Diikuti 13.448 Peserta, Rektor Tinjau Langsung Lokasi Ujian
Agenda selanjutnya adalah hiburan yaitu nonton bareng dan diskusi film. Terakhir, akan dilakukan deklarasi bersama “Hormati Hak Pekerja – Hormati Hak Kami”.
Demo tersebut dilakukan karena para buruh telah dirampas haknya oleh PT Panarub Industry yang merupakan mitra produksi sepatu Adidas di Indonesia. Terdapat tiga hak yang dirampas oleh perusahaan tersebut.
TURC mengatakan PT Panarub Industry setidaknya telah melakukan pemotongan upah buruh sebanyak 2 kali selama masa pandemi. Data tersebut diperoleh dari investigasi Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI).
Nominal uang yang dipotong terbilang cukup besar. PT Panarub Industry rata-rata memotong upah sebesar Rp 800.000 hingga Rp 1.300.00.
Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Segera Dibuka, Ini Daftar Dokumen yang Wajib Dipersiapkan Pendaftar
PT Panarub Industry juga telah melakukan PHK sepihak. Sebanyak 1.500 pekerja terkena PHK berdasarkan data yang dihimpun Serikat Buruh Garteks.
Selain itu berdasarkan data Serikat Pekerja Nasional (SPN), PT Panarub Industry telah melakukan PHK kepada setidaknya 360 anggota mereka pada 2022-2023.
PT Panarub Industry juga memaksa buruh untuk mengambil cuti tahunan. Pemaksaan tersebut dilakukan sebagai modus perusahaan agar tidak membayar upah buruh. *** (Dayanti)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi