

inNalar.com – dr Aisah Dahlan membahas salah satu istilah dalam psikologi yang semakin populer di berbagai kalangan, yaitu self-healing.
Pada kajian ilmiahnya, dr Aisah Dahlan membahas istilah self-healing dari dua perspektif, yaitu psikologi dan agama Islam.
Berdasarkan penjelasan dr Aisah Dahlan, istilah self-healing menurut psikologi diartikan sebagai suatu proses penyembuhan diri dari luka batin yang mengganggu emosinya.
Menurut dr Aisah Dahlan, self-healing dilakukan oleh seseorang dengan tujuan untuk mengobati kelelahan emosi yang dialaminya.
Adapun dalam konsep Islam, dr Aisah Dahlan menjelaskan bahwa istilah self-healing ini sebenarnya telah Allah subhanahu wa ta’ala perintahkan melalui QS Al Hasyr ayat 18.
“Dalam konsep islam, self-healing masuk dalam kategori muhasabah,” terang dr Aisah Dahlan.
Baca Juga: Tips Jitu ala dr Aisah Dahlan Agar Keluarga Selalu Harmonis, Cocok Bagi Orang Tua yang Masih Labil!
Muhasabah diartikan sebagai suatu proses menghitung-hitung segala perbuatan yang telah dilakukan oleh seorang muslim dalam kurun waktu tertentu.
Tujuan dilakukannya muhasabah juga digunakan sebagaimana self-healing, yaitu ketika seseorang mengalami kelelahan emosi, maka kemudian seorang muslim dianjurkan untuk mengoreksi diri dalam rangka menjaga kesehatan mentalnya.
dr Aisah Dahlan kemudian menjelaskan bahwa muhasabah atau self-healing dianjurkan bagi setiap muslim agar dia bisa meraih ketenangan jiwa, baik untuk dirinya di dunia maupun di akhirat kelak.
Baca Juga: dr Aisah Dahlan Bagikan Metode Menarik Guna Ungkap Watak dalam Diri, Buruan Coba Mulai Sekarang!
dr Aisah Dahlan mengutip perkataan Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dari kitabnya yang berjudul “Mahabbatullah“, ia menjelaskan bahwa muhasabah ini dilakukan sebagai bentuk terapi kesehatan mental bagi setiap muslim.
Demikian pula dengan pengertian muhasabah menurut psikologi yang biasa dikenal dengan self-healing. Menurut dr Aisah Dahlan, sebenarnya kedua istilah tersebut sama saja.
dr Aisah Dahlan menyebut self-healing dan muhasabah memiliki tujuan yang sama, yaitu mempromosikan kesehatan mental.
Baca Juga: Let’s Talk! dr Aisah Dahlan Ungkap Penyebab Wanita Lebih Rentan Alami Kegelisahan Berujung Depresi
Adapun muhasabah dalam ajaran Islam, dilakukan untuk memperbaiki segala perbuatan yang mengandung aib atau khilaf dalam diri seorang muslim.
dr Aisah Dahlan pun menyebutkan bahwa, dalam Islam, muhasabah mengandung dua makna.
Makna pertama, muhasabah adalah kegiatan memperbaiki diri.
Makna kedua, muhasabah merupakan sebuah kegiatan untuk merancang langkah-langkah perbaikan agar seorang muslim bisa lebih bahagia dan sukses di kemudian harinya.
Baca Juga: dr Aisah Dahlan Bagikan Seni Menegur Anak Perempuan yang Sedang Pra-Menstruasi dan Haid
Islam sendiri menganjurkan setiap muslim untuk melakukan evaluasi dalam dirinya pada tiga hal berikut.
Pertama, hubungan dirinya dengan Allah subhanahu wa ta’ala.
Kedua, hubungan dirinya dengan sesama manusia.
Ketiga, hubungan dengan dirinya sendiri.
Baca Juga: dr Aisah Dahlan Bocorkan Rahasia Sederhana Agar Wajah Glowing Alami, Ternyata Muslim Sering Lakukan
Namun, pada dasarnya tujuan utama dari muhasabah atau self-healing di sini adalah bagaimana seseorang bisa memaafkan dirinya sendiri.
Pasalnya, seorang muslim bisa dikatakan self-healing atau sembuh dari kelelahan emosinya atau luka batinnya ialah ketika dia sudah berhasil menerima kekurangan dan situasi yang telah terjadi di masa lalu.***