

inNalar.com – Bencana banjir biasanya identik dengan air keruh, kecoklatan, penuh lumpur dan penuh sampah yang terbawa arus.
Namun bagaimana jika bencana banjir malah memiliki air yang jernih seperti di kolam renang?
Fenomena seperti ini dibagikan oleh akun medsos instagram @folkmedsos dengan caption “Mandi ama debay gak tuhhh”
Baca Juga: Siap Siap! Megaproyek Bandara Bali Utara Digadang akan Lahirkan 1.300 Bisnis Baru
Di akun media sosial tersebut tampak sebuah rumah yang terdampak banjir. namun, anehnya banjir di rumah tersebut tidaklah keruh atau kotor melainkan jernih.
Banjir yang mengenangi rumah tersebut ternyata tidaklah terlalu tinggi hanya setinggi paha orang dewasa.
Suasana di rumah tersebut juga tampak ceria dengan adanya orang dewasa dan anak-anak yang bermain di air seperti di kolam renang.
Baca Juga: Dinilai Menghabiskan Waktu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Rubah Aturan eKinerja Bagi Guru Pada Tahun 2025
kini postingan reels akun pada akun medsos @folkmedsos tersebut sudah disukai 1.402 orang dan dikomentari 38 orang.
Para warganet juga memberikan beragam komentar pada postingan @folkmedsos tersebut. berikut ini adalah komentar warganet.
“kok bisa jernih banget yee airnya” tulis @deenova_6
Baca Juga: ‘Proyek Mercusuar’ Prabowo di Bali Utara, Potensi Penumpang Bandara Tembus 24,99 Juta Orang di 2053
“ini konsepnya memang disengaja di bikin kolam renang, ruang/kamar basement gak kepakai” tulis @budybmild
“Kok bisa namanya banjir itu pasti melalui jalan atau selokan pastinya berwarna hitam atau cokelat…” @dj.daud5
Menilik dari fenomena tersebut kira-kira kenapa yah bisa terjadi banjir dengan air jernih?
Dikutip dari website LindungiHutan banjir yang airnya jernih bisa jadi adalah banjir rob. banjir rob terjadi ketika air laut pasang hingga meluap ke daratan.
Banjir ini biasanya terjadi di daerah pesisir atau wilayah yang letaknya dekat dengan laut.
Banjir rob bisa terjadi karena faktor manusia ataupun faktor alami.
Penyebab banjir rob sendiri terdiri dari beberapa macam diantaranya adalah pasang surut air laut, perubahan iklim dan pemanasan global, kerusakan ekosistem pesisir seperti hutan mangorve dan terumbu karang, penurunan permukaan tanah (Land Subsidence) dan yang terakhir adalah adanya cuaca ekstrem dan siklon tropis.
Fenomena banjir dengan air yang bersih pada banjir rob bisa terjadi karena beberapa hal.
Pertama, perairan di sekitar wilayah laut relatif bersih dan tidak tercemar. sehingga hal ini yang menyebabkan air yang masuk kedaratan tetap jernih.
Kedua, minimnya polusi daratan hal ini bisa dikarenakan penduduk wilayah pesisir yang menjaga kebersihan lingkungan sehingga air laut yang meluap tidak tercampur dengan limbah atau sampah.
Ketiga, tidak ada sedimen yang terbawa seperti lumpur atau material tanah yang dapat mencemari air. *** (Jassinta Roid Triniti)