

inNalar.com – Berpikir positif dan optimis berarti berusaha untuk melihat sisi baik dari setiap keadaan dan mengharapkan hasil yang baik dari setiap usaha. Ini adalah bekal mendasar untuk menjalani berbagai macam problematika kehidupan.
Orang yang berpikir positif dan optimis tidak mudah putus asa atau pesimis dalam menghadapi masalah. Pola fikir yang ia bentuk akan mendorongnya untuk selalu berfikir dengan jernih dan berbuat untuk kebaikan.
Jika kita merasa hidup kita sangat kelam dari dalam ruangan, kita bisa mencoba untuk melihat cahaya dari ujung bilik yang lainnya. Sinar ini yang membuat kita terus berusaha, tetap berdo`a, dan tidak menyerah karena yakin setiap hal memiliki tujuan yang baik.
Kamudian, tumpukan fikiran kita yang positif akan menghasilkan kebiasaan yang baik pula. Kebiasaan kita tersebut pada tahap selanjutnya akan membuka peluang kebaikan lainnya sehingga pada ujungnya akan merubah hidup kita.
Semuanya berawal dari mindset! Tentu yang positif.
Bagi seorang muslim, berfikir positif berarti yakin bahwa Allah SWT akan memberikan jalan keluar dan pertolongan bagi setiap hamba-Nya yang bertakwa.
Dalam salah satu hadist qudsiy, Rasululullah Shallahu Alaihi wa Sallam menyabdakan lafadz dari Allah Subahanahu wa Ta`ala:
Baca Juga: Awas! Ternyata 3 Hal Ini Penyebab Rezeki Kamu Selalu Seret Menurut Ustad Abdul Somad
“Aku sesuai persangkaan hamba pada-Ku, maka silahkan dia berprasangka sesuai apa yang dia kehendaki.”
[HR. Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh al-Albany]
Jika kita berdo`a, berusaha, serta berprasangka bahwasanya Yang Maha memberi rizki memiliki rahmat yang begitu melimpah, maka itulah yang akan kita dapatkan. Kita akan berusaha dengan maksimal dan akan mendapatkan hasil serupan.
Berkenaan dengan itu, Ustadz Abdul Somad memberikan beberapa cara berpikir positif dan optimis, antara lain:
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Ustadz Abdul Somad Larang Anak Kecil Dibawa Sholat ke Masjid, Kecuali …
1. Mengingat nikmat-nikmat Allah SWT yang banyak dan tidak terhitung.
Kita sering membandingkan nikmat yang Allah SWT bagi kepada kita dengan bagian orang lain yang lebih besar. Padahal jika dibandingkan dengan mereka yang dibawah kita, tentu kita lebih beruntung.
2. Mengingat janji-janji Allah SWT yang pasti terjadi.
Salah satu janji Allah SWT di dalam Al-Qur`an adalah dari setiap kesulitan akan timbul kemudahan. Kita kita memegang Janji Allah SWT tidaklah mungkin salah tersebut, maka kita tidak akan sempat untuk berprasangka buruk.
Baca Juga: 5 Indikasi Kecurangan yang Terjadi di SEA Games 2023 Kamboja, Salah Satunya Kasus ‘Joki’ Zhou Meng
3. Mengingat teladan-teladan dari para nabi, sahabat, dan ulama yang sabar dan optimis dalam menghadapi cobaan.
Ketika kita merasa cobaan hidup kita besar, kita harus mengingat-ingat bagaimana perjuangan para nabi dan sahabat yang mendapatkan ujian pada masa lalu. Tentu setiap orang akan mendapatkan ganjaran sesuai tingkat kesulitannya.
Jika kita menganggap bahwa kesulitan yang kita dapat untuk jembatan mendapatkan pahala dan kemuliaan, tidak mungkin kita tidak melalui level tersebut. Tentu saja, sebelum kita berusaha dan berdo`a berfikir bahwasanya hal itu baik adalah modal utama. ***(Dadang Irsyamuddin)