

inNalar.com – Dosa zina adalah dosa besar yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Orang yang berzina telah melanggar hak Allah dan hak manusia.
Orang yang berzina juga telah mencemarkan dirinya sendiri dan orang yang ia zinai. Oleh karena itu, orang yang berzina harus segera bertaubat kepada Allah dengan sungguh-sungguh.
Ustadz Abdul Somad dalam sebuah ceramahnya menjelaskan tiga syarat taubat dari dosa zina, yaitu:
1. Menyesal.
Orang yang berzina harus merasa bersalah, malu, dan menyesali perbuatannya. Orang yang berzina harus menyadari bahwa ia telah melakukan dosa besar yang dapat mengantarkannya ke neraka.
Baca Juga: Bukan Soal Rajin Ibadah, Ini Golongan Seorang Muslim yang Baik Menurut Ustadz Abdul Somad atau UAS
Orang yang berzina harus memohon ampun dan rahmat dari Allah dengan tulus dan ikhlas.
2. Istighfar.
Orang yang berzina harus mengucapkan istighfar atau meminta pengampunan kepada Allah dengan banyak dan sering. Istighfar adalah ungkapan penyesalan dan permohonan ampun kepada Allah.
Istighfar dapat dilakukan dengan mengucapkan kalimat seperti “Astaghfirullah” atau “Astaghfirullah al-‘azim”. Istighfar juga dapat dilakukan dengan membaca doa-doa istighfar yang diajarkan oleh Rasulullah SAW atau para ulama.
Baca Juga: Orang Miskin Bersedekah Kepada Tetangga Yang Lebih Kaya? Begini Pandangan Ustadz Abdul Somad
3. Mandi Shalat Taubat.
Melakukan mandi wajib dengan membasahi semua badan dengan niat bertaubat dari dosa zina. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan shalat sunnah taubat 2 raka`at.
4. Tekad.
Orang yang berzina harus memiliki tekad yang kuat untuk tidak mengulangi perbuatan zina lagi. Orang yang berzina harus menjauhi segala hal yang dapat membawanya kembali ke zina, seperti pergaulan bebas, media sosial, film-film porno, atau tempat-tempat maksiat.
Orang yang berzina harus berusaha untuk menjaga pandangan, perkataan, dan perbuatan agar tidak menimbulkan fitnah atau godaan.
Selain itu, harus memperbanyak kajian dan pergaulan dengan orang-orang shaleh.
Dengan memenuhi tahapan taubat di atas, in sya Allah dosa zina akan diampuni oleh Allah SWT. Allah SWT adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang bagi hamba-hambaNya yang bertaubat.
Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 48:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa: 48)
Baca Juga: Lagi Ngantuk Berat Tapi Nggak Mau Batal Wudhu? Begini Tips Sederhana dari Ustadz Abdul Somad
“Lebih baik merasa diri penuh dengan dosa daripada merasa tidak punya dosa” Tutup beliau.
Oleh karena itu, kita harus menghindari pintu-pintu yang menyebabkan zina karena termasuk dosa besar dengan cara bertaubat yang cukup berat.
Walaupun demikian, jika kita menemui saudara kita ingin bertaubat dari dosa zina, hendaknya kita tidak mengungkit masa lalunya dan lebih fokus untuk menguatkannya dalam memperbaiki diri.***(Dadang Irsyam)