Bolehkah Sholat Sambil Menutup Mata Agar Khusyuk? Ustadz Abdul Somad: Tak Sah, tapi Berpengaruh…

inNalar.com – Hukum sholat sambil menutup mata akan dibahas lengkap oleh Ustadz Abdul Somad.

Di salah satu video ceramahnya, Ustadz Abdul Somad mendapatkan pertanyaan perihal sholat sambil menutup mata.

Pertanyaan yang diajukan kepada Ustadz Abdul Somad itu, menyebutkan bahwa niat menutup mata selama sholat agar bisa lebih khusyuk.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Bocorkan Cara Menemukan Gaya Bicara Memikat, Awas Banjir Orderan Manggung!

Apakah sholat dinyatakan sah jika sambil menutup mata? Berikut ulasannya dari Ustadz Abdul Somad.

Menjawab pertanyaan tersebut, Ustadz Abdul Somad jelaskan berdasarkan riwayat nabi Muhammad saw.

Di mana masa nabi Muhammad sholat, para sahabat di belakangnya selalu setia mengikuti gerakan yang rasul lakukan.

Baca Juga: Masih Sering Remehkan Akhirat? Coba Cek Betapa Meyakitkannya Kematian Menurut Ustadz Abdul Somad Ini

“Nabi jadi imam, sahabat di belakang. Ketika sedang sholat nabi buka sendalnya semua sahabat yang di belakang membuka slop. Kira-kira sahabat yang di belakang pejam mata atau buka mata? Buka karena kalau pejam mana dia tahu,” jelas Ustadz Abdul Somad.

Berdasarkan riwayat tersebut, telah diketahui bahwa pada masa nabi setiap sholat selalu membuka mata.

Meskipun begitu, UAS juga menerangkan suatu kondisi yang berbeda di masa kini.

Baca Juga: Waspada, Jangan Asal Colok Charger di Tempat Umum Kalau Tak Mau Datamu Hilang

“Jadi masalah sholat terbuka atau tertutup itu terbuka, tapi ada saat tertentu kita mesti tertutup,” ungkap UAS.

Jika ada kondisi penglihatan yang dapat mengganggu khusyuk sholat, maka bisa menutup atau mengaihkan mata.

Hal tersebut pernah dilakukan oleh UAS, di mana terdapat orang di depannya menggunakan pakaian yang mengganggu khusyuk sholat.

Baca Juga: Berkat Kekuatan Netizen, Sungai Citarum Yang Penuh Sampah Bisa Bersih Dalam Sekejap

“Saya pernah mengalami, pas di depan saya pakai baju kaos tertulis di belakangnya, hidup memang susah jangan bikin susah,” lanjutnya.

Oleh karena itu perkara terbuka atau tertutupnya mata saat sholat bukan tentang sah atau tidak, namun apakah itu berpengaruh terhadap ibadah.

“Kita bukan cerita sah, tak sah tapi efek pengaruh ibadah tersebut,” katanya. ***

Rekomendasi