Ustadz Abdul Somad Ungkap Rahasia Sukses Muslim Dunia Akhirat, Peganglah 3 Amanah Penting Ini dari Allah

inNalar.com – Ustadz Abdul Somad jelaskan dua amanah yang menjadi tanggung jawab seorang muslim selama hidup di dunia.

Ustadz Abdul Somad mengawali penjelasannya dengan membahas makna kata amanah secara bahasa yang berasal dari tiga huruf dalam bahasa Arab, yaitu huruf “alif”, “mim”, dan “nun”.

Menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad, ketiga huruf tersebut merupakan dasar terbentuknya kata iman, aman, dan amanah.

Baca Juga: TANDA KIAMAT KIAN JELAS! Ustadz Abdul Somad Sebut Fenomena Ini Sudah Terjadi, tapi Tak Disadari Muslim

Ustadz Abdul Somad pun menambahkan penjelasannya, kata iman, aman, dan amanah memiliki keterkaitan dalam amalan seorang muslim.

“Bila amanah ditunaikan, maka orang yang menunaikan itu beriman. Maka akan datanglah rasa aman,” kata Ustadz Abdul Somad.

Begitu juga sebaliknya, bila amanah tidak ditunaikan seorang muslim, maka tidak akan ada rasa aman yang dihasilkan, sehingga Allah subhanahu wa ta’ala pun menarik keimanan darinya.

Baca Juga: Hikmah Kisah Nabi Nuh, Ustadz Abdul Somad Sebut Hindari 2 Hal ini Jika Tak Ingin Menyesal saat Kematian Tiba

Oleh karena itu, Ustadz Abdul Somad menyebutkan bahwa salah satu tanda orang yang beriman, ia akan memiliki sifat amanah dalam dirinya.

Ustadz Abdul Somad kemudian menjelaskan pula bahwa tanda orang yang munafik, ia akan memiliki sifat yang tidak bertanggung jawab saat diberikan amanah.

Amanah dari Allah subhanahu wa ta’ala yang perlu ditunaikan manusia dalam kehidupannya ada tiga hal.

Baca Juga: Jadilah Pemenang di Waktu Subuh! Ustadz Abdul Somad Ungkap Rahasia Keistimewaan Muslim yang Bangun Lebih Awal

Amanah yang pertama, amalan untuk dirinya sendiri, kata Ustadz Abdul Somad.

Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan dan menghembuskan ruh ke dalam jiwa manusia, saat itu pula ruh yang ada di dalam diri setiap muslim dimintai persaksian bahwa tiada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali kepada Allah.

Sehingga manakala dirinya pun kembali kepada-Nya, maka Allah subhanahu wa ta’ala pun akan menghembuskan ruh tersebut keluar dari jasadnya dan kembali meminta persaksiannya di hari akhir kelak.

Baca Juga: Jadwal Sholat Untuk Wilayah DKI Jakarta Hari ini Minggu 14 Mei 2023 M dan Penjelasan Singkat Tentang Adzan

inilah yang disebutkan oleh Ustadz Abdul Somad, yaitu ketika seseorang menjalankan amanah antara dirinya dan Allah subhanahu wa ta’ala dalam rangka mentauhidkan-Nya dan hingga kematian menjemputnya, seorang muslim dapat mempertanggungjawabkan persaksiannya tersebut.

Dengan demikian, amanah pertama yang perlu dipegang oleh setiap muslim yaitu berupa persaksian tauhid kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Satu perbuatan yang sangat ditegaskan oleh Ustadz Abdul Somad untuk dihindari adalah perbuatan syirik.

Baca Juga: Perhatikan 2 Doa ini Jika Muslim Ingin Permintaannya Segera Dikabulkan Allah, Kuncinya Ada di Dekat Kita

Pasalnya, kata Ustadz Abdul Somad, kesyirikan dapat menyebabkan semua amalan seorang muslim akan gugur.

Amanah yang kedua, amalan badan seorang muslim yang kelak akan diminta pertanggungjawabannya.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa kelak di hari akhir, pendengaran, penglihatan, hati dan pikiran akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala.

Baca Juga: Christian Sugiono Diduga Selingkuh-Ciuman dengan Cewek Lain, Netizen Ini Sebut Doi Gemar Follow Artis BO

Ustadz Abdul Somad menyarankan setiap muslim untuk memperbanyak puasa sunnah untuk melatih diri menahan hawa nafsunya dari melakukan perbuatan maksiat.

Amanah yang ketiga adalah ketika muslim diberikan suatu tanggung jawab dan kemudian dirinya berhasil menyelesaikannya dengan cara yang adil dan sesuai hukumnya, yaitu ulil amri.

Seorang pemimpin yang adil adalah mereka yang akan mendapatkan naungan Allah subhanahu wa ta’ala di padang mashsyar.

Baca Juga: Heboh Christian Sugiono Selingkuh dari Titi Kamal: Kepergok Ciuman dengan Wanita Lain di Mobil

Demikian tiga amanah yang menjadi tanggung jawab setiap muslim sejak ia dilahirkan hingga ia kembali ke hadapan Allah subhanahu wa ta’ala di hari akhir kelak.***

 

Rekomendasi