

inNalar.com – Pada salah satu sesi ceramahnya, Ustadz Abdul Somad mengungkap alasan mengapa seorang muslim harus menghindarkan dirinya dari sifat hasad.
Ustadz Abdul Somad berpandangan bahwa sifat hasad tidak seharusnya berada di dalam diri seorang muslim yang beriman.
Pasalnya, menurut Ustadz Abdul Somad, hasad adalah suatu kondisi dimana seseorang menginginkan nikmat yang berada pada orang lain segera menghilang.
Baca Juga: Profil dan Biodata Fandy Christian, Suami Dahlia Poland yang Diduga Selingkuh dengan Andi Annisa
Ustadz Abdul Somad pun menghimbau agar setiap muslim memperbanyak berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar dibersihkan hatinya dari sifat hasad yang tak terlihat ini.
Ustadz Abdul Somad menyarankan setiap muslim untuk menghindari sifat hasad.
Pasalnya, menurut Ustadz Abdul Somad, sifat hasad merupakan cikal bakal dari kemunculan sifat hasud.
Baca Juga: Dahlia Poland Bongkar Perselingkuhan sang Suami Fandy Christian, Sosok Andi Annisa Ikut Terseret
Menurutnya, penyakit hati yang bersarang di dalam diri seorang muslim perlu segera dihilangkan darinya.
Ustadz Abdul Somad memberikan tips khusus untuk menjaga hatinya dari penyakit hasad ini.
Yaitu, ketika seorang muslim mendapati muslim lainnya berada dalam kegembiraan, maka sebaiknya doakanlah dengan yang baik di hadapannya secara langsung.
Baca Juga: M-Banking BCA Error, Kena Hack? Sistem Tak Bisa Dibuat Transfer Uang hingga Cek Saldo
Ustadz Abdul Somad sangat menyarankan kaum muslim untuk menghindari sifat ini, karena penyakit hati ini dapat menjalar menjadi dua sifat buruk lainnya.
Dua sifat buruk yang dimaksud oleh Ustadz Abdul Somad adalah sikap membicarakan orang lain di belakangnya atau yang disebut dengan gibah. Jika sikap buruk ini terus dilakukan, maka dirinya dapat terjebak dalam sikap fitnah.
Kemungkinannya, menurut Ustadz Abdul Somad, hanya ada dua. Pertama jika kabar tentang orang yang ia merasa hasad dengannya benar, maka orang tersebut akan mendapatkan dosa gibah.
Adapun yang kedua, jika kabar tentang orang tersebut tidak benar dan seorang muslim terlanjur menggibahinya, maka ia akan mendapatkan dosa fitnah.
Ulama yang dikenal dengan sebutan UAS ini menekankan bahwa hendaknya setiap muslim menghindari sifat hasad ini.
“Fainnal hasada, karena hasad, ya’kulul hasanan, memakan semua amal-amal kebaikanmu,” tegas Ustadz Abdul Somad.
Penggambaran sifat hasad yang memakan segala amal kebaikan seorang muslim diibaratkan seperti api yang melahap kayu bakar, kata Ustadz Abdul Somad.
Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga memberikan nasihat kepada para hadirin jamaah agar tidak terlalu memikirkan apa yang orang lain katakan kepada dirinya.
Menurutnya, kebahagiaan setiap muslim terletak pada bagaimana setiap orang menyikapi segala halnya dengan positif.
Baca Juga: Heboh Christian Sugiono Selingkuh dari Titi Kamal: Kepergok Ciuman dengan Wanita Lain di Mobil
Adapun jika ada seorang muslim yang mengalami kegundahan akibat pandangan orang lain, Ustadz Abdul Somad menyarankannya untuk tetap bersabar menghadapi cobaan tersebut.
Hal ini karena menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad, seseorang yang di-hasad, digibahi, dan difitnah oleh orang lain, maka jika seorang muslim kuat menghadapi cobaan tersebut, tentu surga Allah subhanahu wa ta’ala sangat luas dan mudah baginya untuk dimasuki.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi