

inNalar.com – Kita kerap mendapati orang yang memiliki banyak harta akan tetapi selalu kurang dalam mencukupi kebutuhan. Penyebab utamanya adalah hilangnya keberkahan yang bersumber dari ketaatan kepada Sang Pencipta.
Ketaatan kepada Allah SWT adalah merupakan salah satu kewajiban paling penting dan bukti keimanan seorang muslim. Hal ini merupakan kunci keselamatan serta kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak.
Berkenaan dengan itu, Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:
“Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Anfal: 1)
Baca Juga: Jangan Terlena! Kekayaan Harta Tak Menjamin Kebahagiaan Dunia Menurut Ustadz Abdul Somad
Makna ketaatan kepada Allah adalah menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya dengan ikhlas dan penuh cinta. Ketaatan kepada Allah SWT juga berarti mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang merupakan utusan dan teladan terbaik bagi umat manusia.
Berkenaan dengan itu, Ustadz Abdul Somad menyampaikan ceramah tentang pentingnya ketaatan kepada Allah SWT dan bahaya dari godaan setan.
Beliau mengajak umat Islam untuk selalu membaca kalimat taawudz dan bismillah sebelum membaca Alquran, karena setan akan berusaha membelokkan pemahaman kita tentang ayat-ayat Allah.
Ustadz Abdul Somad menjelaskan arti dari kalimat taawudz dan bismillah secara detail.
Kalimat taawudz atau Audzubillahiminasyaitonirrojim berarti saya berlindung kepada Allah SWT dari godaan setan yang dirajam dilempar batu sampai mati. Kalimat bismillah atau bismillahirrahmanirrahim berarti dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ustadz kelahiran tanah melayu tersebut juga mengungkapkan bahwa kata rahman dan rahim itu asalnya satu yaitu rahim, yang merupakan tempat terbaik di dunia karena di situ lahirnya manusia.
Baca Juga: Profil Bernardo Silva, Sosok Man of The Match Manchester City vs Real Madrid di Liga Champions
Allah SWT memberikan nama-Nya yang paling indah kepada tempat itu, yaitu rahman dan rahim.
Ustadz Abdul Somad juga mengingatkan kita bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang paling sayang kepada hamba-Nya, sehingga kita harus taat kepada-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Untuk mempermudah pemahaman jama`ah, beliau juga memberi contoh beberapa kisah dari para nabi dan sahabat yang menunjukkan ketaatan mereka kepada Allah SWT meskipun dalam kondisi yang sulit.
Baca Juga: HT Manchester City vs Real Madrid Leg 2 Liga Champions: Bernardo Silva Badas, Cetak 2 Gol!
Beliau juga menasehati kita untuk tidak mengikuti hawa nafsu dan godaan setan yang akan menjerumuskan kita ke dalam dosa dan kesesatan.
Di akhir ceramah, ustadz Abdul Somad mengajak kita untuk selalu beristighfar dan bertaubat kepada Allah SWT sebelum terlambat sebagai bentuk ketaatan kita.
Karena jika sudah di akhirat kelak, kita tidak dapat melakukan ibadah atau ketaatan apapun kecuali mendapatkan balasan yang setimpal sesuai dengan apa yang kita lakukan.***(Dadang I)