Kata Ustadz Abdul Somad Orang Berilmu Saja Hanya Akan Jadi Penghancur Negeri dan Mengundang Azab

inNalar.com – Ustadz Abdul Somad mengungkap alasan mengapa Islam mengajarkan untuk menyatukan antara ilmu dan akhlak.

Pada awal sesi ceramahnya, Ustadz Abdul Somad mengungkapkan alasan mengapa pembahasan mengenai ilmu dan akhlak perlu berjalan berdampingan.

Menurut Ustadz Abdul Somad, jika seseorang hanya berfokus pada ilmu, maka dikhawatirkan dirinya akan memiliki sifat jahat dalam dirinya.

Baca Juga: Tidak Seperti Virgoun, Ini Jurus Jitu Dari Duta Sheila on 7 Jalin Pernikahan Langgeng Bebas Gosip

Lebih lanjut, Jika ada orang jahat tetapi berilmu, menurut Ustadz Abdul Somad, dikhawatirkan dirinya memiliki kemampuan yang terlampau besar untuk menghancurkan sebuah negeri.

Sosok semacam itulah yang menurut Ustadz Abdul Somad perlu diwaspadai. Oleh karena itu, penting untuk dibahas secara bersamaan mengenai ilmu dan akhlak ini.

Selain itu, alasan lainnya adalah pada hari kiamat, ilmu juga akan ditanyakan tentang bagaimana ilmunya ia manfaatkan.

Baca Juga: RADJA Pulih Dari Trauma Manggung di Malaysia, Ina Kasela: Faktor Kesialan Saja!

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa ilmu tidak hanya sebatas pengetahuan yang diterima oleh seseorang, tetapi ilmu pun butuh diamalkan.

Selanjutnya Ustadz Abdul Somad membahas tentang akibat dari ilmu yang tidak diamalkan.

Dikisahkan olehnya, bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah diperlihatkan oleh Jibbril, ada seseorang yang dijatuhkan dari atas hingga perutnya pecah dan ususnya terburai. Namun, setelah orang tersebut jatuh dia pun berlari seperti keledai.

Baca Juga: Timnas Sepak Bola Indonesia Juara SEA Games 2023: Thailand Akhirnya Kita Tamatkan!

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa kala itu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pun terheran dan bertanya kepada Jibril perihal penyebab orang tersebut bertindak seperti itu. Lalu, Jibril pun memberitahu Baginda Rasul bahwa itu adalah akibat dari orang yang tidak mengamalkan ilmunya.

Ustadz Abdul Somad kemudian menerangkan bahwa setiap muslim perlu memperhatikan tanggung jawab keilmuannya.

Pasalnya, menurut Ustadz Abdul Somad, ada saja yang sangat giat belajar al quran, tetapi ilmunya ia gunakan untuk membelokkan tafsirnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Juara Sepak Bola SEA Games 2023: Indra Sjafri Bayar Nazar, Penantian 32 Tahun Lunas!

Maka, da’i terkemuka di Indonesia ini mengimbau para pembelajar dan para pengajar untuk memperhatikan bagaimana diri mereka mengolah ilmu yang didapatkannya.

“Kalau ada orang berilmu agama tapi tidak berakhlak, na’udzubillah 3x,” kata Ustadz Abdul Somad.

Menurutnya, yang demikian itu dapat menghasilkan pengetahuan yang sesat dan menyesatkan.

Baca Juga: Manajer Pengajak Staycation Karyawan Cantik PT Ikeda Rupanya Dosen Kampus Ternama

Artinya, orang yang ilmu tanpa berakhlak akan menghalalkan yang diharamkan dan sebaliknya, mengharamkan yang dihalalkan.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa ada ulama yang bernama Ibnu Miskawaih, ia menjelaskan tentang makna akhlak dalam kitabnya yang berjudul Tahdzibul Akhlak.

Disebutkan oleh Ibnu Miskawaih, akhlak merujuk pada satu sifat bawaan dalam diri manusia yang membuat orang tersebut terdorong untuk melakukan berbagai kebaikan tanpa berpikir panjang.

Baca Juga: 6 Selebriti Top Yang Bakal Nyaleg pada Pemilu 2024, Ada Verrell Bramasta hingga Chef Arnold

Dengan demikian, Ustadz Abdul Somad pun menyimpulkan bahwa dalam Islam, kita tidak dilarang untuk memiliki ilmu pengetahuan, tetapi dia perlu menghadirkan akhlak agar ilmunya dapat memberikan manfaat dan kebaikan yang lebih besar.***

Rekomendasi