

inNalar.com – Manchester City telah dinobatkan sebagai juara Liga Inggris untuk ketiga kalinya setelah melalui jalan panjang nan terjal.
Tim asuhan Pep Guardiola mendapatkan gelar juara tersebut setelah Arsenal dikalahkan oleh Nottingham Forest dengan skor 1-0.
Manchester City sebagai pemuncak klasemen memperoleh 86 poin dari 35 pertandingan. Sedangkan Arsenal hanya mengantongi 81 poin dari 37 laga yang membuat mereka tak dapat lagi mengejar sang rival.
Perjalanan Manchester City menuju gelar juara Liga Inggris tidak semudah yang banyak orang perkirakan meskipun sejak awal telah menjadi tim unggulan.
Mereka menghadapi tantangan kuat dari Arsenal yang berisikan pemain muda dan bertalenta yang dipimpin oleh mantan asisten Guardiola, Mikel Arteta.
The Gunners sendiri memuncaki klasemen untuk sebagian besar musim, sementara City kesulitan dengan masalah pertahanan dan inkonsistensi di paruh pertama kampanye.
Keberuntungan City berubah setelah perubahan taktik dari Guardiola, yang memperkenalkan formasi 3-2-4-1 yang membebaskan potensi serangan mereka dan meningkatkan kekokohan pertahanan mereka.
Mereka juga memiliki kelebihan dari performa gemilang Erling Haaland, yang memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim Premier League dengan 36, melampaui rekor sebelumnya 34 yang dicetak oleh Alan Shearer dan Andy Cole.
Titik balik City terjadi pada bulan Februari, ketika mereka mengalahkan Arsenal 3-1 di Stadion Emirates, memangkas jarak mereka menjadi empat poin.
Baca Juga: Bolehkah Wanita Muslimah Buka-Tutup Cadar? Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad Mengenai Hukum Cadar
Mereka kemudian melanjutkan rentetan kemenangan 15 kali berturut-turut, termasuk menghancurkan Arsenal 4-1 di Stadion Etihad pada bulan April, yang membuat mereka menggeser rival mereka dan menjaga jarak nyaman di puncak.
Gelar City dipastikan pada 20 Mei, ketika Arsenal kalah 1-0 dari Nottingham Forest di City Ground.
Mereka juga hanya menjadi klub kelima dalam sejarah sepak bola Inggris yang memenangkan tiga gelar kasta tertinggi berturut-turut, setelah Huddersfield Town, Arsenal, Liverpool dan Manchester United.
Baca Juga: Inilah Profil Komang Teguh Kelana, Dokter Yang Hajar Karyawan Karen’s Diner Bali
Musim Man City belum berakhir, karena mereka masih memiliki dua trofi lain untuk dimainkan.
Mereka akan menghadapi Manchester United di final Piala FA pada 3 Juni, dan Inter Milan di final Liga Champions pada 10 Juni.
Keberhasilan City musim ini adalah bukti dari kualitas, konsistensi dan ketangguhan mereka.
Mereka telah mengatasi awal yang sulit, jadwal yang menuntut dan lawan tangguh untuk mengamankan tempat mereka di antara tim terbaik dalam sejarah Premier League.*** (Dadang I)