Pandangan Psikolog Soal Video Syur 47 Detik yang Seret Nama Rebecca Klopper, Begini Pendapatnya!

inNalar.com – Berikut pandangan dan pendapat dari psikolog mengenai kasus video syur yang menyeret artis Rebecca Klopper.

Sani Budianti sebagai ahli psikolog menyampaikan pendapat tentang video syur yang diduga Rebecca Klopper melalui kanal Youtube SCTV.

Lebih lanjut Sani Budianti mengatakan bagi masalah mengenai video syur mirip artis Rebecca Klopper ini bukanlah masalah ringan.

Baca Juga: Alasan Virgoun Selingkuh Gegara Inara Rusli Gagal Beri Service ‘Panas’ di Ranjang?

“Masalah utama yang muncul sudah pastilah tekanan, karena menjadi pembicaraan publik lalu hal itu dapat membuat dirinya stress,” Ungkap Sani Budianti yang merupakan Ahli Psikolog yang dimintai pendapat soal video Rebecca Klopper ini.

Rebecca Klopper sendiri merupakan artis yang mulai terkenal namanya pada saat dirinya membintangi berbagai sinetron.

Namun belakangan ini namanya menjadi viral terkait dengan sebuah video syur berdurasi 47 detik yang mirip dirinya.

Baca Juga: Jadwal Sholat Wilayah DKI Jakarta Hari Sabtu, 27 Mei 2023 Disertai Pembahasan Seputar Sholat Tahajud

Usai video tersebut tersebar Rebecca Klopper menjadi viral dan namanya banyak dibincangkan di jagat internet.

Sebagai Psikolog Sani Budianti juga mengatakan terkait hal viral yang dapat membuat dampak buruk bagi seorang publik figur.

Ketika biasanya Rebecca Klopper diperbincakan dalam hal karya maupun prestasi namun kini dia harus menerima kasus video syur yang mirip dirinya.

Baca Juga: Konflik Bebi Silvana dan Dian Rositaningrum Dipicu Rebutan Harta Gono Gini Opick?

Beberapa fakta mengenai kasus Rebecca Klopper ini memang mengarah pada sebuah opini belaka.

Namun tak jarang berbagai komentar buruk mengenai kasus yang dialami Rebecca Klopper ini terus berlanjut.

Dari segi pandangan seorang psikolog hal ini dapat menjadi sebuah tantangan yang akan dialami Rebecca Klopper.

Baca Juga: Salsabila Syaira Wanita Cantik Terduga Simpanan Ketua KPK Ternyata Punya Karir Mentereng

“Dampak dari keadaan stress ini dapat mengakibatkan yang bersangkutan akan menarik diri dalam bersosialisasi,” imbuh Sani Budianti.

Hal yang perlu dilakukan oleh Rebecaa Klopper adalah lebih menenangkan diri dan membuat sebuah klarifikasi, jika memang dalam video itu bukan dirinya.

Seperti apa yang Sani Budianti katakan sebagai seorang ahli psikolog, dalam kasus-kasus kebanyakan memang seperti itulah jalan keluarnya.***

Rekomendasi