Ingin Ta’aruf Syar’i Tanpa Pacaran? Khalid Basalamah Bocorkan 3 Langkah Ampuh Mengenal Pasangan

inNalar.com – Ustadz Khalid Basalamah, pada segmen podcast kanal YouTube resminya, membahas tentang bagaimana sebenarnya ta’aruf syar’i yang sesuai dengan ajaran Islam.

Menurut Ustadz Khalid Basalamah, para pemuda muslim sudah sangat familier dengan istilah ta’aruf.

Namun, agaknya masih banyak pula yang belum memahami dengan benar bagaimana proses ta’aruf syar’i yang sebenarnya, ujar Ustadz Khalid Basalamah.

Baca Juga: Uganda Mengesahkan UU Anti LGBT, Presiden Amerika Serikat Joe Biden Sebut Pelanggaran Tragis

Kata ta’aruf berasal dari bahasa Arab, yang artinya adalah berkenalan. Oleh karena itu, menurut Ustadz Khalid Basalamah, istilah tersebut perlu ditambah dengan kata lanjutannya, yaitu ‘syar’i‘, sehingga menjadi istilah ta’aruf syar’i.

Pasalnya, jika hanya mencantumkan kata ta’aruf saja, maknanya hanya berarti kenalan saja. Bahkan, menurut Ustadz Khalid Basalamah, istilah tersebut bisa saja disalahgunakan sebagai ta’aruf berkedok pacaran.

Oleh karena itu, dalam sesi diskusi podcastnya, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan apa saja langkah yang perlu diambil oleh para pemuda muslim yang belum menikah untuk bisa melakukan ta’aruf syar’i dengan benar dan tepat.

Baca Juga: Profil Aulia Akbar, Sosok Dibalik Pemenang Sayembara Logo IKN Nusantara Bertema Pohon Hayat

Menurutnya, langkah pertama yang perlu ditempuh, yaitu lihatlah sesuatu yang menarik bagimu dari seseorang yang akan dijadikan sebagai calon pasanganmu.

Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa tahap pertama dari ta’aruf syar’i ini dinamakan dengan nazhar syar’i dalam istilah agama Islam. Artinya adalah melihat (calon pasangan) dengan tetap sesuai batasan syari’at Islam.

“Melihat ini dalam arti kata melihat sesuatu yang, oh ya, memang orang ini ada daya tarik buat saya secara fisik untuk bisa saya melangkah, menikah,” ujar Ustadz Khalid Basalamah.

Baca Juga: Prediksi Fiorentina vs West Ham Final Conference League: Susunan Pemain, Skor dan Link Live Streaming

Lebih lanjut, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa para ulama bersepakat tentang apa saja yang boleh dilihat dalam ta’aruf syar’i tahap pertama, yaitu melihat wajah dan telapak tangan.

Ustadz Khalid Basalamah pun menyarankan agar para pemuda muslim yang hendak menikah jangan melakukan tahap pertama ta’aruf syar’i ini dengan sekadar melihat calonnya dari foto. Pasalnya, zaman sekarang foto bisa saja sudah melalui proses editan.

Langkah kedua ta’aruf syar’i setelah melihat ialah dengan mengenal keluarga dari calon pasangannya, kata Ustadz Khalid Basalamah.

Baca Juga: Lirik Lagu A Beautiful Game Karya Ed Sheeran, Kini Menjadi Soundtrack Ted Lasso Season 3

Umumnya, keluarga pihak Ibu biasanya dapat mengungkap apakah calonnya itu berasal dari keluarga yang berpendidikan, baik perangainya, dan agamis atau tidaknya.

Sementara dari keluarga pihak Ayah akan mengungkap bagaimana gambaran secara umum mengenai fisik dari keturunannya kelak, ungkap Ustadz Khalid Basalamah.

Langkah ketiga dalam proses ta’aruf syar’i adalah dengan bertanya secara pribadi seputar apa saja aktivitas calon pasangannya.

Baca Juga: Bawa Napoli Berjaya Kembali, Titisan Maradona Ini Diganjar Sebagai Pemain Terbaik Liga Italia Musim Ini!

Ustadz Khalid Basalamah menganjurkan para pemuda muslim yang hendak menikah untuk menanyakan apa saja aktivitas calon pasangannya, terutama saat weekend dan liburan. Tentunya dalam bertanya pun tetap dalam batasan syari’at dan etika sebagai muslim.

Kemudian langkah selanjutnya ialah pernikahan, menurutnya.

Dengan demikian, berdasarkan penjelasan Ustadz Khalid basalamah, proses ta’aruf syar’i meliputi proses melihat calon pasangannya (nazhar), mencari informasi tentang keluarganya, dan yang terakhir mencari tahu aktivitas keseharian calonnya secara umum apa saja.***

Rekomendasi