

inNalar.com – Seperti biasa, memenangkan gelar Ligue One bukanlah sesuatu yang istimewa buat PSG. Maka dari itu, wajar bila mereka putuskan untuk segera memecat Christophe Galtier dari kursi pelatih.
Untuk saat ini, tujuan PSG bukan lagi menjuarai kompetisi lokal. Namun mereka sangat berambisi untuk bisa menjadi juara Eropa, sebuah trofi yang masih sangat mereka idam-idamkan hingga sekarang.
Pada musim lalu, trofi Liga Champions Eropa lagi-lagi harus lepas dari kejaran. Hal ini yang disinyalir membuat manajemen PSG ingin segera mendatangkan pelatih baru. Mereka merasa tak puas dengan kinerja Christophe Galtier.
Baca Juga: Virgoun Merasa Inara Rusli ‘Meninggalkannya’ dalam Urusan Agama
Melihat potensi dan pengalaman yang dimiliki, satu nama yang muncul dalam bidikan PSG saat ini adalah mantan pelatih FC Bayern, Julian Nagelsmann.
Menurut L’Equipe, PSG tampak senang dengan gaya permainan sekaligus catatan yang dihasilkan oleh pelatih muda tersebut. Sebagaimana diketahui, Julian Nagelsmann telah berhasil membawa tim yang sebelumnya ia tangani menjuarai kompetisi Piala Jerman dan Bundesliga Jerman.
Perburuan ini pun tampak bakal menjadi realita setelah pesaing sebelumnya, Chelsea dan Tottenham, tampak sudah menentukan pilihan mereka masing-masing.
Baca Juga: 10 Juni: Hari Media Sosial Nasional, Cara Memperingati dan Tujuan di Baliknya
Lebih lanjut, Julian Nagelsmann tampak tertarik dengan proyek yang ditawarkan PSG. Ia juga merasa tertantang untuk membawa PSG menjuarai kompetisi Liga Champions Eropa. Dengan kesamaan sejumlah visi, Nagelsmann tidak menutup kemungkinan untuk menangani PSG.
Diskusi kedua belah pihak pun dipercaya bakal segera terealisasi.
Tidak hanya Julian Nagelsmann, masih dalam laporan yang sama, Paris Saint Germain juga tertarik untuk sekaligus membawa serta legenda Arsenal, yakni Thierry Henry di jajaran kursi kepelatihan tim.
Rencananya, Henry yang saat ini berstatus sebagai komentator di salah satu stasiun televisi Eropa akan ditempatkan sebagai asisten pelatih Nagelsmann.
Henry sendiri sudah tidak asing dengan atmosfer sepak bola Prancis. Dia pernah menjadi pelatih AS Monaco pada periode 2018 hingga 2019.
Saat itu dia memang terbilang kurang beruntung setelah hanya memimpin AS Monaco dalam 20 pertandingan saja.
Baca Juga: 5 Amalan Pembuka Pintu Rezeki Menurut Islam Beserta Ulasannya, Kamu Harus Tau!
Akan tetapi, pengalaman yang dimiliki akan sangat dibutuhkan oleh Paris Saint Germain.
Selain itu, pria 45 tahun tersebut juga pernah menangani Montreal Impact dan pernah menjadi asisten pelatih Roberto Martinez di timnas Belgia.
Dengan munculnya kabar ini, maka perburuan PSG terhadap sosok Jose Mourinho lenyap. Apalagi Mourinho juga tampak menyatakan keinginannya untuk bertahan di ibukota Italia. *** (Garin Nanda)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi