Kesaksian Mantan Aktivis NII/AL-Zaytun Yang Berhasil Keluar Dari Ajaran Sesat Panji Gumilang


inNalar.com
–  Mantan aktivis Negara Islam Indonesia (NII)/Al-Zaytun, yang kerap disapa Mas Ken, belakangan membongkar borok Ponpes Al Zaytun.

Kesaksian tersebut dilontarkan lantaran Mas Ken menggap aliran NII tersebut merusak ideologi negara dan aset negara yaitu pemuda itu sendiri.

Pada awal Video, Mas Ken menceritakan bagaimana awal bergabung dengan komunitas atau aliran NII. Mas Ken yang merupakan pertama yang tinggal di Jakarta tersebut, merasa memiliki teman sesama perantau dan bersama-sama mempelajari agama.

Baca Juga: Wajah Berminyak? dr Richard Lee Sebut Bisa Jadi ‘Skincare’ Awet Muda, Pakai Cara Ini

Awal perekrutan aktivis NII yaitu menggunakan doktrin bahwasannya Islam itu, bukan sekedar agama. Islam itu adalah negara. “Orang Islam harus tinggal di negara Islam dengan hukum Islam, dan Pancasila adalah berhala” ujar Mas Ken.

Berbicara mengenai Pancasila, Mas Ken mengaku dalam acara aliran NII terebut menyebutkan bahwasannya jika umat muslim mempercayai ideologi atau hukum selain hukum Islam, maka ia bukanlah umat yang beragama Islam, melainkan umat Pancasila.

“Karena doktrin tersebut, waktu itu saya sangat benci Pancasila kalau saya lihat tanda Pancasila saya akan langsung banting atau robek benda tersebut” ungkap Mas, Ken.

Baca Juga: Putus dari Matty Healy, Taylor Swift Menjadi SangatEmosional Saat Manggung

Mas Ken juga menyebutkan bahwasannya umat Islam yang masih mengakui Pancasila, maka sholat dan ibadahnya tidak diakui oleh Allah, SWT. Ia mengumpamakan bagaikan siulan dan tepuk tangan yang sifatnya seremonial.

Tidak hanya itu, ungkapan kesaksian akan sesatnya aliran NII dimana setiap pengikut atau jemaatnya yang mempercayai negara, pancasila dan pemerintah maka mereka harus melakukan pembersihan dosa.

Pembersihan dosa tersebut yaitu membayar dosa-dosa yang telah diperbuat dengan uang. Tidak tanggung-tanggung bayaran dosa tersebut mulai daro 50 juta sampai 300 juta.

Baca Juga: Cek Fakta: Ari Wibowo dan Inge Anugrah Masih Sekamar, Padahal Sedang Proses Cerai

Doktrin yang dilakukan pun tidak tanggung-tanggung, dimana para petinggi aliran NII tersebut menyebutkan bahwasannya negara Indonesia, merupakan negara yang Jahiliyah, dimana tidak menggunakan Islam sebagai hukum diatas hukum.

Ajaran paling sesat Panji Gumilang di NII, bahwasannya dosa berzina bisa ditebus dengan uang. Dimana aliran tersebut membuat peraturan dan hukumnya sendiri.

Aturan dimana perbuatan Zina dapat dihapuskan dengan membayar nominal yang disebutkan oleh ketua aliran.

Baca Juga: G-Dragon BIGBANG Trending di Twitter! Kontrak Eksklusif Bersama YG Entertainment Telah Berakhir

“Dulu banyak teman-teman saya hamid di luar nikah, dan banyak kasus pencabulan di dalam aliran tersebut, namun tidak ter-publish karena sudah dibungkam dengan uang” Terang Ma Ken.

Mas Ken menjelaskan kasus pencabulan dan zina tersebut tidak pernah tercium oleh polisi, karena pihak Panji Gumilang berhasil merombak tkp untuk menghilangkan jejak pelaku.

Pada akhir Video, Mas Ken menyampaikan beberapa pernyataan salah satunya, jika aliran NII/Al-aytun dibiarkan, berarti negara telah membiarkan tragedi kemanusiaan yang berupa perampasan hak berpikir dan penghancuran ideologi Pancasila terus terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Fabrizio Romano Ungkap Misteri Kontrak Nacho Bersama Real Madrid Ini, Segera Jadi Kapten Pengganti Benzema?

“Kita berharap tokoh-tokoh politik, kementerian dan lembaga termaksud Komnas Ham, ikut menghentikan praktik NII tersebut” Ungkap Mas Ken. ***(Hayatu Nufus)

 

Rekomendasi