Jadi Juara UEFA Conference League, Emerson Palmieri Jadi Pemain Pertama yang Sabet Seluruh Kejuaraan Eropa!

 

 
inNalar.com – Dini hari tadi, West Ham resmi memastikan diri sebagai juara UEFA Conference League musim 2022/23. Tim asuhan David Moyes tersebut sukses mengandaskan perlawanan wakil Italia, Fiorentina, dengan skor tipis 2-1.

Salah satu aktor keberhasilan West Ham di kompetisi Eropa adalah Emerson Palimeri. Pemain berkebangsaan Italia ini bermain selama sembilan puluh menit di sisi kiri lapangan The Hammers.

Dengan diraihnya trofi UEFA Conference League, maka Emerson Palmieri resmi menjadi pemain pertama yang menyabet seluruh kejuaraan Eropa.

Pertama, Emerson Palmieri sukses mengangkat trofi UEFA Europa League bersama Chelsea. Itu terjadi di musim pertamanya bersama The Blues, yakni 2018/19.

Dia yang baru saja didatangkan dari AS Roma berhasil menjadi bagian dari klub London yang sukses menjadi juara di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut. Saat itu, di partai final, Chelsea berhasil mengandaskan perlawanan Arsenal dengan skor telak 4-1.

Kemudian, pada musim 2020/21, keberuntungan Emerson Palmieri berlanjut. Dia kembali menjadi bagian kesuksesan dari Chelsea di kompetisi Eropa.

Namun bedanya, kali ini dia sukses menjuarai trofi Liga Champions Eropa. Di babak final, Chelsea secara dramatis berhasil mengandaskan rekan senegara, yaitu Manchester City.

Berhasil menjadi juara di kompetisi Eropa membuat Chelsea berkesempatan tampil di pertandingan Piala Super Eropa.

Lagi-lagi, Emerson Palmieri turut menjadi pemain yang raih medali. Setelah pada tahun 2019 Chelsea gagal meraih trofi ini, kali ini, bertanding melawan Villarreal di Windsor Park, Belfast, Singa London berhasil menang melalui drama adu penalti.

Yang berikutnya adalah trofi yang ia raih bersama timnas Italia. Ya, meski lahir di Brasil, Emerson Palmieri beruntung karena pada akhirnya memilih timnas Italia.

Pada gelara Euro 2020, ia menjadi salah satu pilar penting dalam keberhasilan skuad asuhan Roberto Mancini.

Italia yang sejatinya jadi tim yang tidak diunggulkan berhasil melewati segala hadangan. Di partai final, mereka mampu membungkam salah satu favorit juara, Inggris, melalui drama adu penalti.

Di partai final tersebut, Emerson Palmieri bermain selama 118 menit, sebelum ditarik keluar dan digantikan oleh Alessandro Florenzi.

Dengan prestasi tersebut, saat ini total ada lima gelar tertinggi Eropa yang berhasil dikumpulkan oleh Emerson Palmieri.

Kira-kira akankah dia bertahan di West Ham dan melanjutkan kejayaan, atau malah hijrah dan mengukir kisah dengan tim lainnya? *** (Garin Nanda)

Rekomendasi