Sosok Junalies, Seorang Desainer Uang Kuno Indonesia yang Karyanya Mendunia: Salah Satunya Uang Seri Barong yang Legendaris

inNalar.com – Pernahkah Anda mendengar tentang uang seri Barong? Seri uang ini tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga diakui di mancanegara dan dihargai hingga jutaan rupiah. Namun, tahukah Anda siapa sosok di balik desain uang seri ini?

Dialah Junalies, atau dalam ejaan lama dibaca Yunalies, seorang pria kelahiran Bukittinggi pada 14 Juni 1924. Namanya mungkin kurang dikenal publik secara luas, tetapi kontribusinya dalam dunia seni dan numismatik sangatlah besar.

Junalies memulai kariernya di dunia percetakan uang pada 1 Agustus 1955. Saat itu, ia bekerja di PN Pertjetakan Kebajoran, sebuah perusahaan yang menjadi cikal bakal Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI). Dengan demikian, Junalies telah menjadi bagian dari sejarah percetakan uang di Indonesia sejak usia 31 tahun.

Baca Juga: 5 Kategori Uang dengan Nomor Seri Cantik yang Paling Diminati Kolektor: Anda Punya Salah Satu?

PN Pertjetakan Kebajoran, tempat Junalies bekerja, memainkan peran penting dalam mencetak uang pada masa awal Indonesia merdeka. Di sinilah bakat dan dedikasi Junalies mulai berkembang hingga akhirnya menjadi desainer uang yang dihormati.

Uang-Uang Karya Junalies

Junalies telah merancang berbagai desain uang yang menjadi simbol sejarah dan budaya Indonesia. Berikut adalah beberapa karya terbesarnya:

Baca Juga: Semakin Langka, Harga Uang Koin Logam Kuno 1000 Rupiah TE 1993 Capai Ratusan Juta per Kepingnya

1. Uang Seri Pekerja (1958)

Uang seri pekerja adalah salah satu karya awal Junalies yang terbit pertama kali pada tahun 1958. Seri ini memiliki nominal Rp 500 dan Rp 1.000.

Pada sisi depan, uang ini menampilkan gambar seorang pengukir perak, sedangkan bagian belakangnya dihiasi ilustrasi rumah adat Minangkabau.

Baca Juga: 3 Uang Kuno Indonesia Paling Diburu Kolektor karena Nilai Sejarah dan Harga Fantastis

Desain ini mencerminkan kehidupan masyarakat pekerja dan budaya Minang yang menjadi asal usul Junalies. Saat ini, uang seri pekerja dihargai sekitar Rp 100.000 hingga Rp 150.000 per lembar, tergantung kondisi uang.

2. Uang Pecahan 2,5 Rupiah Seri Sandang Pangan (1960)

Uang seri ini diterbitkan pada tahun 1960 dan mengusung tema sandang dan pangan. Desainnya memadukan warna biru dan cokelat yang memberikan kesan estetis.

Sisi depan uang ini menggambarkan aktivitas petani yang sedang menanam jagung, sementara bagian belakang menampilkan ilustrasi tanaman jagung.

Filosofi yang diusung mencerminkan pentingnya kecukupan sandang dan pangan dalam kehidupan masyarakat. Uang ini dibuat dari bahan serat kertas dan kapas, dan kini dihargai di pasaran antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000, bergantung pada kondisinya.

3. Uang Rp 10.000 Seri Barong (1975)

Dari semua karya Junalies, uang seri Barong adalah yang paling populer, bahkan mencapai pengakuan internasional. Uang ini diterbitkan pada tahun 1975 dengan desain yang mengusung elemen budaya dan sejarah.

Pada sisi belakang, terdapat ilustrasi Barong, ikon budaya Bali yang melambangkan kekuatan dan kebaikan. Sementara itu, sisi depan menampilkan relief Candi Borobudur, simbol keagungan sejarah Indonesia.

Kombinasi warna merah, cokelat, hitam, dan hijau menciptakan desain yang elegan dan dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Uang seri Barong kini bernilai antara Rp 700 ribu hingga Rp 10 juta, tergantung pada kondisinya.

Melalui karya-karyanya, Junalies tidak hanya mendesain uang kertas, tetapi juga mendokumentasikan budaya, sejarah, dan kehidupan masyarakat Indonesia pada masanya. Setiap desainnya mencerminkan cerita dan nilai-nilai yang mendalam, menjadikannya lebih dari sekadar alat transaksi, tetapi juga artefak berharga.

Junalies adalah sosok yang memberikan kontribusi besar dalam sejarah percetakan uang di Indonesia. Karyanya, terutama uang seri Barong, telah membuktikan bahwa seni desain uang bisa menjadi medium untuk mempromosikan budaya Indonesia ke dunia.

Semoga informasi ini menginspirasi kita untuk lebih menghargai seni dan sejarah yang ada di balik setiap lembar uang yang kita gunakan.*** (Jassinta Roid Triniti)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]