

inNalar.com – Seorang ibu di Sampit, Kalimantan Tengah tega membacok anaknya sendiri yang berusia tiga tahun.
Akibat peristiwa itu sang anak harus kehilangan nyawa di tangan ibunya.
Usai membacok anaknya, perempuan bernama Murni itu langsung menggendong anaknya dan membawa ke tengah jalan.
Tepat di depan SPBU KM 3 Jalan Jenderal Sudirman, Sampit, perempuan berbaju putih itu duduk terdiam sembari menggendong anaknya yang sudah berlumuran darah.
Dari keterangan beberapa warga, Murni memang dikenal memiliki kelainan jiwa.
Namun tak jarang ia juga bisa diajak berbicara layaknya orang normal.
Baca Juga: Trending di Twitter, Tasyi Athasyia dengan sederet Kontroversinya, Terbaru Diduga Sewa Buzzer
Dari video yang beredar, usai melakukan aksinya, Murni dikerumuni warga sekitar untuk menyelamatkan sang anak.
Tapi sayang, nyawa anak tersebut sudah tidak bisa tertolong lagi.
Usai kejadian, pihak kepolisian mengamankan Murni dan membawa anaknya untuk diautopsi di RSUD Dr. Murjani Sampit.
Baca Juga: Selamat Tinggal Payudara Rata! Lakukan Cara-cara Ini Untuk Memperbesar Buah Dada dengan Seketika
Diketahui dari keterangan polisi, Murni adalah warga yang tinggal di Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5, Sampit, Kalimantan Tengah.
Murni ternyata sehari-hari berdagang minuman es yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kejadian pembacokan ibu kepada anaknya ini membuat warga sekitar heboh.
Pasalnya, Murni diduga tega melakukan hal itu agar anaknya bisa masuk surga.
Murni diketahui mengalami gangguan jiwa dan usai menonton video ceramah agama di Youtube.***(Faisal)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi