Tumit Pecah-Pecah Auto Mulus dalam Satu Malam, Hanya Pakai Racikan Skincare Garam Dapur

inNalar.com – Tumit kaki yang pecah-pecah atau retak-retak bisa menjadi masalah yang menyakitkan dan mengganggu. Kondisi ini dikenal sebagai keratoderma plantar atau xerosis.

Ada bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut, bahan-bahan ini sangat mudah ditemukan pada toko sekitar rumah.

Cara yang dapat digunakan untuk menghaluskan tumit yang pecah-pecah adalah dengan menggunakan garam, baking soda, dan air hangat.

Baca Juga: Racikan Skincare Air Mawar dan Bubuk Kopi Ampuh Jadi Lulur Pemutih Kulit dan Menghilangkan Bekas Luka

Berikut merupakan langkah-langkah untuk mengatasi tumit pecah-pecah yang dapat dilakukan.

1. Siapkan garam sebanyak 2 sendok teh dan baking soda sebanyak 2 sendok teh.

2. Masukkan kedua bahan diatas ke dalam air hangat kemudian aduk hingga rata, kemudian rendam kaki (termasuk tumit kaki) dalam air hangat yang sudah dicampur dengan garam dan baking soda.

Baca Juga: Berkat Sinetron Indosiar, Kini Semangka Goreng Menjadi Viral di Tanah Air, Sehatkah?

3. Gunakan telapak tangan untuk menggosok kaki dengan lembut dan lakukan selama 5 menit.

4. Keringkan kaki yang habis di rendam dan gosok kaki menggunakan batu apung. Cara ini tidak akan membuat kaki sakit karena kaki yang sudah direndam akan menjadi licin.

Menggosok kaki menggunakan batu apung akan membantu menghilangkan sel kulit mati yang ada di kaki, sehingga kaki dapat menyerap kelembaban dalam waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Ini Rahasia Kulit Putih dalam 1 Minggu Pakai Racikan Skincare ‘Murah’ Kojie San dan Milk Cleanser Bengkuang

Manfaat yang didapatkan dari merendam kaki pada air hangat dengan campuran garam dan baking soda diantaranya yaitu:

1. Menghilangkan bau kaki yang tidak sedap
2. Membuat kaki dan tubuh menjadi rileks
3. Melembutkan kulit
4. Menghilangkan rasa lelah dan pegal

Baking soda sendiri memiliki kandungan yang dapat digunakan untuk mengecilkan pori-pori. Bagaimana bisa?

Dengan hilangnya kulit mati dari tubuh serta mengurangi produksi sebum, maka akan mempengaruhi pori-pori untuk mengecil.

Tumit kaki yang pecah-pecah atau bertekstur kasar dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya kelembaban, paparan air yang berlebihan, dan faktor iklim atau cuaca.

Iklim yang kering dan dingin dapat menyebabkan kulit kering secara umum, termasuk pada tumit kaki. Udara kering dan rendahnya kelembaban di udara dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembaban secara lebih cepat.

Selain itu, tumit kaki pecah-pecah dapat disebabkan oleh dehidrasi, diabetes, bahkan faktor genetika dan usia.

Untuk mengatasi tumit kaki yang pecah-pecah, penting untuk menjaga kelembaban kulit dengan rutin menggunakan pelembab khusus untuk tumit, menghindari paparan air yang berlebihan, serta memperhatikan kebersihan dan perawatan kaki secara menyeluruh.

Jika masalah tetap berlanjut atau menyakitkan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli perawatan kulit untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.***(Rohma Roifatunnisa’)

Rekomendasi