

inNalar.com – Pada Idul Adha 2023 nanti, umat muslim dari seluruh dunia mengingat lagi pengorbanan Nabi Ibrahim yang siap mengorbankan putranya, Ismail, atas perintah Allah.
Selain kisah pengorbanan yang menginspirasi ini, momen Idul Adha 2023 sebenarnya memiliki makna yang dalam tentang kebaikan, kasih, dan keadilan sosial.
Peringatan Idul Adha 2023 bisa mengajarkan kepada umat Muslim tentang pentingnya berbagi kasih. Dalam perayaan ini, umat Muslim yang mampu dianjurkan untuk menyembelih hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada orang yang membutuhkan.
Tindakan ini mencerminkan sikap kedermawanan, kepedulian, dan kasih sayang terhadap sesama. Dengan berbagi, kita dapat memberikan harapan, kebahagiaan, dan kepuasan kepada mereka yang kurang beruntung.
Selain berbagi kasih, Idul Adha juga mengajarkan pentingnya keadilan sosial. Dalam perayaan ini, daging kurban didistribusikan kepada yang membutuhkan secara adil dan merata.
Prinsip keadilan sosial mengajarkan bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan manfaat dari kekayaan dan sumber daya yang ada dalam masyarakat.
Dengan menjalankan distribusi daging kurban secara adil, kita membantu mengurangi kesenjangan sosial dan menciptakan masyarakat yang lebih adil.
Pesan kebaikan Idul Adha juga melibatkan sikap rendah hati dan kesederhanaan. Ketika Nabi Ibrahim siap mengorbankan putranya, ia menunjukkan ketundukan dan kesederhanaan yang luar biasa.
Idul Adha mengingatkan umat Muslim untuk menghargai nikmat yang diberikan oleh Allah dan menjaga agar keserakahan dan keinginan materi tidak menguasai diri. Dengan hidup sederhana, kita dapat mencapai kedamaian batin dan menghargai apa yang kita miliki.
Baca Juga: Pikirkan Dulu Sebelum Berucap! Ustadz Khalid Basalamah Ingatkan Bahaya Suka Melaknat Orang Lain
Selain itu, Idul Adha juga mengajarkan tentang pentingnya memahami dan meringankan penderitaan orang lain. Ketika menyaksikan penyembelihan hewan kurban, kita diingatkan akan rasa sakit dan penderitaan yang dialami oleh hewan tersebut.
Hal ini dapat mendorong kita untuk menjadi lebih empati dan bertindak untuk mengurangi penderitaan yang ada di sekitar kita. Menjaga kesejahteraan hewan juga merupakan bentuk tanggung jawab kita sebagai khalifah di bumi.
Idul Adha juga melibatkan aspek keagamaan yang kuat. Dalam perayaan ini, umat Muslim melakukan ibadah kurban sebagai bentuk pengabdian kepada Allah.
Melalui ibadah ini, kita menunjukkan ketaatan dan kesetiaan kita kepada-Nya. Ibadah kurban juga mengajarkan kita untuk mempertajam kesadaran spiritual dan menjaga hubungan yang kuat dengan Allah.
Perayaan Idul Adha juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan solidaritas di dalam masyarakat.
Dengan berbagi daging kurban kepada keluarga, tetangga, dan orang-orang sekitar, kita memperkuat ikatan sosial dan membangun harmoni dalam masyarakat. Perayaan ini mengingatkan kita untuk saling mendukung, bekerja sama, dan menjaga kebersamaan di antara sesama umat manusia.
Baca Juga: 8 Nasehat Gus Baha Tentang Cinta dan Mencari Pasangan Hidup, Nomor 3 Perlu Skill Khusus!
Di tengah kompleksitas dunia modern yang seringkali dipenuhi dengan kesenjangan sosial, ketidakadilan, dan kurangnya empati, makna dan pesan kebaikan Idul Adha menjadi semakin relevan.
Perayaan ini mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang lebih baik, mengasihi sesama, dan berjuang untuk keadilan sosial. Dengan berbagi kasih dan mewujudkan keadilan sosial, kita dapat memberikan harapan dan mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi semua orang.***(Rohma Roifatunnisa’)