Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan Lemah Syahwat dan Ejakulasi Dini

inNalar.com – Lemah syahwat dan ejakulasi dini merupakan dua kondisi yang berbeda, meskipun keduanya menjadi permasalahan yang besar bagi para pria. Namun, masih banyak yang belum tahu mengenai perbedaan lemah syahwat dengan ejakulasi dini.

Ejakulasi dini dan lemah syahwat adalah kondisi yang berbeda meskipun kadang saling berkaitan. Ejakulasi dini dapat menjadi tanda bagi pria yang mengidap disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi atau lemah syahwat ini merupakan kondisi pria tidak bisa mempertahankan ereksi yang kuat untuk berhubungan seksual.

Baca Juga: Sapi Raksasa Wariso Milik Irfan Hakim Siap Jadi Hewan Kurban Idul Adha 1444 H

Ereksi berakhir setelah terjadi ejakulasi, sehingga akan suit untuk mengetahui permasalahan yang dialami apakah ejakulasi dini atau disfungsi ereksi. Maka dari itu, perlu mengetahui perbedaan lemah syahwat atau disfungsi ereksi dengan ejakulasi dini

Perbedaan Lemah Syahwat dan Ejakulasi Dini

Disfungsi ereksi atau lemah syahwat merupakan kondisi seseorang tidak mampu untuk mempertahankan secara cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual. Kondisi tersebut sering disebut dengan istilah impotensi.

Sedangkan, ejakulasi dini merupakan kondisi seseorang mengalami orgasme sebelum berhubungan seksual atau hanya kurang dari satu menit setelah mulai melakukan hubungan seksual.

Baca Juga: Bukan sulap Bukan Sihir! Nenek Ini Jadi Muda Kembali Cukup dengan Rutin Pakai Bahan Alami Berikut

Meskipun, tidak terdapat ukuran waktu yang pasti terkait kapan seorang pria harus ejakulasi, namun jika ejakulasi terlalu cepat maka  akan kehilangan ereksi terlalu cepat.

Kondisi tersebut akan membuat pasangan dari pria tersebut tidak mencapai klimaks dan tidak dapat mencapai kepuasan seksual.

Nah, itulah bedanya pengertian disfungsi ereksi dengan ejakulasi dini. Kemudian,  perbedaan penyebab disfungsi ereksi dan ejakulasi dini adalah disfungsi ereksi biasanya disebabkan karena sesuatu yang bersifat fisik.

Baca Juga: Padahal Sudah di Pesawat, Akhirnya Baim Wong Ungkap Alasanya Gagal Naik Haji

Sedangkan ejakulasi dini biasanya disebabkan karena faktor psikologis yang dialami seseorang.

Faktor psikologis yang menjadi penyebab ejakulasi dini adalah seperti pengalaman seksual di usia dini, pengalaman mendapatkan pelecehan seksual, citra tubuh yang buruk dan mengalami depresi. Namun, beberapa faktor biologis juga dapat mempengaruhi ejakulasi dini.

Disfungsi ereksi ini juga bisa menjadi penyebab terjadinya ejakulasi dini. Beberapa pria yang khawatir tidak bisa mempertahankan ereksi dengan lama saat berhubungan seksual akan melakukan ejakulasi secara terburu-buru dan hal tersebut akan menjadi kebiasaan yang susah untuk diubah.

Baca Juga: Kasatgas Covid 19 Keluarkan Surat Edaran Himbauan Lepas Masker, Begini Protokol Kesehatan Terbaru

Sedangkan penyebab disfungsi ereksi biasanya adalah karena masalah fisik, namun juga bisa disebabkan oleh faktor psikologis.

Beberapa penyebab secara fisik disfungsi ereksi adalah seperti gaya hidup yang tidak sehat, mengkonsumsi alkohol yang berlebihan, merokok, kolesterol tinggi obesitas, dan masalah pembuluh darah,

Nah, itulah perbedaan disfungsi ereksi dan ejakulasi dini baik secara pengertian maupun secara perbedaan penyebabnya.***

*Nuriyah Hanik Fatikhah

Rekomendasi