Berkat Sinetron Indosiar, Kini Semangka Goreng Menjadi Viral di Tanah Air, Sehatkah?

inNalar.com – Tayangan sinetron di Indosiar sering kali menampilkan konten-konten yang nyeleneh dan menjadi perbincangan di kalangan netizen.

Belakangan ini, berkat salah satu sinetron tersebut, semangka goreng menjadi viral dan populer di masyarakat.

Di platform media sosial seperti YouTube dan TikTok, banyak content creator yang berlomba-lomba membagikan resep cara membuat makanan ini.

Baca Juga: Siapa Sangka Racikan Masker Tepung Beras dan Susu Beruang Bisa Buat Wajah Glowing-Putih dalam Waktu Singkat

Sebenarnya cara membuat makanan ini sangat mudah.

Hanya dengan semangka yang dibalut adonan tepung, makanan ini bisa langsung jadi setelah digoreng hingga kecokelatan.

Selain itu, semangka goreng kerap dianggap sebagai camilan yang unik dan menggugah selera.

Sehingga kepopulerannya tidak perlu ditanya lagi.

Baca Juga: Calon Jamaah Haji Meninggal Dunia di Dalam Pesawat saat Hendak Menuju Mekkah, Ini Penyebabnya

Namun, apakah semangka goreng layak untuk dikonsumsi?

Diihat dari segi kesehatan, ternyata semangka goreng bukanlah makanan yang sehat.

Proses penggorengan menyebabkan peningkatan kandungan lemak dan kalori dalam semangka tersebut.

Selain itu, adonan tepung yang digunakan untuk melapisi semangka mengandung banyak minyak dan gula tambahan.

Baca Juga: Hikmah Kurban saat Hari Raya Idul Adha 2023: Setiap Kita Adalah Ibrahim

Walaupun semangka sendiri adalah buah yang kaya akan air dan mengandung nutrisi seperti vitamin C dan A, proses penggorengan dapat mengurangi manfaat kesehatan dari semangka tersebut.

Konsumsi makanan yang digoreng secara berlebihan juga dapat berkontribusi pada masalah kesehatan seperti obesitas, meningkatkan risiko penyakit jantung, dan meningkatkan kadar kolesterol.

Dalam konteks pola makan yang sehat, lebih baik memilih semangka segar sebagai camilan daripada semangka yang digoreng.

Semangka segar tetap memberikan manfaat hidrasi dan nutrisi tanpa tambahan lemak dan kalori yang tinggi.

Sangat penting untuk menjaga keseimbangan dalam pola makan dan memilih makanan yang lebih sehat untuk menjaga kesehatan tubuh secara utuh.***(Ajeng Marcelliani)

Rekomendasi