

innalar.com – Berbagai misteri masih tersimpan dan belum sepenuhnya terungkap di balik hutan belantara di Indonesia.
Seperti beberapa tahun lalu ketika media sosial dihebohkan dengan adanya penampakan makhluk unik bertubuh kerdil seperti hobbit di hutan belantara Aceh.
Sosok yang sempat menghebohkan Aceh ini diyakini sebagai manusia dari suku Mante.
Baca Juga: Sudah Sangat Langka, Uang Lima Ribu Seri Soekarno Ini Bisa Dijual Rp 40 Juta, Anda Punya di Rumah?
Merujuk dari akun Youtube Nessie Judge, suku ini diyakini sudah hidup sejak 3.000 tahun sebelum masehi (SM).
Sebagian menyebut mereka sebagai kelompok primitif karena mereka jarang berinteraksi dengan manusia yang berasal dari luar kelompoknya.
Fakta Unik Suku Mante
Badan Kerdil Seperti Hobbit
Baca Juga: Rahasia Jual Uang Kuno Agar Ditawar dengan Harga Tinggi Capai Ratusan Juta oleh Kolektor
Hal menarik dari suku unik ini adalah tubuhnya yang kerdil, bentuk tubuhnya menyerupai sosok hobbit. Hobbit sendiri merupakan makhluk fiktif atau fantasi yang diciptakan oleh J.R.R. Tolkien.
Persamaan unik orang-orang suku ini dengan hobbit lebih karena rerata tubuh mereka pendek mungil alias tingginya kurang dari 100 cm.
Selain tinggi badannya terbilang mini, mereka memiliki fisik kaki yang besar, dan beberapa dari mereka perutnya buncit.
Baca Juga: Rahasia Jual Uang Kuno Agar Ditawar dengan Harga Tinggi Capai Ratusan Juta oleh Kolektor
Nenek Moyang Orang Aceh?
Suku Mante juga disebut sebagai nenek moyang orang Aceh saat ini karena disinyalir mereka adalah cikal bakal generasi pendahulu yang mendiami sisi paling barat Indonesia ini.
Menariknya, Suku Mante juga diduga memiliki kekerabatan dengan bangsa Funisia di Babilonia yang biasa ditemukan di lembah sungai Indus dan Gangga.
Suku Mante Hidup Nomaden
Keunikan lainnya dari suku ini, yaitu kebiasaan hidup nomaden. Mereka masih terbiasa berpindah-pindah kediaman alasannya agar mereka dapat memanfaatkan sumber daya alam di hutan tropis Aceh.
Tinggal di Gua
Dikarenakan Suku Mante mendiami hutan belantara Aceh yang juga dihuni oleh hewan liar berbahaya, mereka akhirnya memilih untuk tinggal di lorong gua.
Hal ini supaya mereka terhindar dari ancaman serangan hewan buas dan tidak begitu terdampak oleh cuaca buruk alam yang tidak menentu.
Terlepas dari berbagai kontroversi terkait penampakannya, suku Mante hingga saat ini masih menjadi misteri dan belum sepenuhnya terungkap keberadaannya.***