

inNalar.com – Claudio Ranieri kembali menunjukkan keajaibannya sebagai pelatih sepak bola.
Setelah pernah membuat Leicester City menjadi juara Liga Inggris spada musim 2015/16, Claudio Ranieri kini berhasil membawa Cagliari lolos ke Liga Italia melalui babak playoff.
Cagliari mengalahkan Bari 1-0 di leg kedua di Stadio Comunale San Nicola berkat gol Leonardo Pavoletti di menit-menit akhir.
Gol tersebut membuat Cagliari unggul agregat 2-1 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di leg pertama di kandang sendiri.
Hasil ini membuat manajer asal Italia itu mengirimkan timnya kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia setelah absen satu tahun.
Mereka akan bergabung dengan Frosinone dan Genoa sebagai tim yang promosi ke Liga Italia untuk musim depan.
Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni 2023, Dilengkapi Tema Peringatannya dari WHO
Ranieri mengambil alih Cagliari pada Januari 2023, saat tim tersebut berada di posisi ke-15 di Serie B.
Dia menggantikan Fabio Liverani yang dipecat karena hasil buruk.
Dengan pengalaman dan kepemimpinannya, Ranieri mampu mengubah performa Cagliari dan membawa mereka ke posisi kelima di akhir musim.
Ranieri bukanlah orang asing bagi Cagliari. Dia pernah melatih klub tersebut pada tahun 1988-1991 dan membawa mereka dari Serie C hingga Serie A dalam tiga musim berturut-turut.
Dia kemudian melatih beberapa klub besar seperti Napoli, Fiorentina, Valencia, Chelsea, Juventus, Roma, Inter Milan, Monaco, dan Sampdoria. Dia juga pernah menangani tim nasional Yunani dan Prancis1.
Namun prestasi terbesarnya adalah memimpin Leicester City meraih gelar Liga Inggris yang tak terduga pada musim 2015/16.
Dia mengubah tim yang nyaris terdegradasi menjadi juara dengan mengalahkan klub-klub raksasa seperti Manchester City, Arsenal, dan Tottenham Hotspur. Dia juga dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Liga Inggris dan LMA pada tahun itu.
Sayangnya, Ranieri tidak bisa mempertahankan kesuksesannya bersama Leicester City. Dia dipecat pada Februari 2017, saat timnya berada di zona degradasi dan tersingkir dari Liga Champions.
Meski begitu, dia tetap mendapat penghormatan dari para pemain, staf, dan penggemar Leicester City atas kontribusinya yang luar biasa.
Ranieri mengatakan bahwa dia sangat bangga dengan pencapaian timnya bersama Cagliari dan berterima kasih kepada para pemain, staf, dan penggemar atas dukungan mereka.
Dia juga mengatakan bahwa dia ingin melanjutkan pekerjaannya di Cagliari dan membawa mereka ke level yang lebih tinggi di Liga Italia.***(Dadang)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi