

inNalar.com – Keaslian uang koin kuno sangat penting untuk diperhatikan jika Anda mulai menaruh minat untuk mengoleksinya.
Seperti yang diketahui bahwa uang koin kuno menjadi incaran bagi para kolektor. Uang koin bisa menjadi investasi di masa mendatang apalagi jika koin tersebut merupakan barang langka yang sulit ditemukan.
Koin tersebut bisa menjadi ladang investasi karena bisa dijual dengan harga yang tinggi. Namun, perlu dipahami cara membedakan keaslian dari uang koin tersebut.
Baca Juga: Unik, Uang Bernomor Seri Tanggal Kemerdekaan Indonesia Jadi Buruan Kolektor Tajir
Sebab, tidak jarang terdapat oknum-oknum nakal yang berniat memalsukan uang koin tersebut dan mengarah keuntungannya sendiri. Oleh karena itu, Anda harus mawas terhadap barang-barang palsu.
Berikut cara membedakan uang koin kuno asli dan palsu. Ternyata mudah untuk bisa membedakannya.
Cara berikut ini bisa menajdi referensi bagi Anda yang berniat memulai mengoleksi uang-uang logam lawas ini.
Cara Membedakan Uang Koin Kuno Asli dan Palsu
Diperlukan pemahaman mengenai keaslian dan kepalsuan uang koin. Oleh karena itu pahami beberapa cara di bawah ini agar tidak sampai keliru di kemudian hari.
Untuk mengetahui keaslian koin, bida dilihat dari beberapa ciri perbedaan yang tampak. Pada dasarnya, oknum-oknum nakal sering kali dengan sengaja memalsukan koin untuk memeroleh keuntungannya sendiri.
Sebelumnya, perlu diketahui beberapa uang koin yang menjadi buruan kolektor dan sering kali dipalsukan. Dengan begitu, Anda bisa mawas ke depannya jika ingin berinvestasi dengan koin lawas ini.
1. Uang Logam Rp100
Koin yang satu ini bergambar rumah gadang keluaran 1973. Uang Rp100 menjadi salah satu koin yang paling diburu oleh para kolektor.
Salah satu alasan yang membuat koin ini menajdi incaran adalah karena nilai sejarah di dalamnya. Para kolektor pun berani membayar dengan harga yang melambung untuk bisa memiliki uang ini.
Adapun ciri khas dari koin ini yaitu ukurannya yang cukup tebal, memiliki gambar rumah jam gadang di satu sisi. Sementara satu sisi lainnya bertuliskan angka 100 dengan tahun 1973 di bawahnya.
Biasanya apabila jenis koin ini dipalsukan, akan dituliskan menjadi tahun 1971. Oleh karena itu, perlu dipahami tahun diedarkannya uang tersebut.
2. Koin Yasin
Jenis koin yang menjadi primadona bagi kolektor selanjutnya adalah Koin Yasin. Pada dasarnya koin tersebut bukanlah uang koin, melainkan sebuah souvenir.
Namun, koin tersebut banyak dicari karena nilai filosofisnya. Terdapat gambar manusia memegang tombak di tengah kanan dan kirinya yang dicetak pada masa kerajaan Johor tahun 1920. Kemudian berhenti diedarkan pada tahun 1940.
Koin tersebut digunakan sebagai souvenir pada masanya dalam menyebarkan ajaran agama islam. Mengingat sejarahnya tersebut, para kolektor sangat meminati jenis koin ini.
Apalagi jumlahnya saat ini sangat terbatas. Selain itu, koin tersebut juga menjadi bukti awal penyebaran agama islam di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantas, dan Johor.
Bahkan terdapat mitos yang menyebutkan bahwa koin Yasin ini bisa mendatangkan rezeki. Oleh karena itu, koin ini sangat diburu dan dihargai hingga ratusan juta.
Dilansir dari kanal YouTube Koin Logam, berikut 3 cara untuk membedakan uang koin kuno asli dan palsu.
1. Melihat Produksi Pembuatannya
Sebelum membeli, pastikan lakukan riset mendalam terlebih dahulu. Termasuk mengetahui produksi pembuatannya karena biasanya koin ini dipalsukan melalui produksinya.
2. Mengenal Karakteristik Koin
Cara kedua yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengenai karakteristik koin yang diminati. Setiap koin memiliki ciri dan karakteristik sendiri.
Ketebalan yang dimiliki masing-masing koin biasanya berbeda. Oleh sebab itu, Anda perlu melakukan riset untuk mengetahui tebal-tipis koin yang Anda incar.
Pada pinggirannya juga terkadang memiliki arsiran yang membuat timbul. Aspek ini juga penting untuk Anda perhatikan.
3. Cek Gambar dan Nilainya
Sebagai informasi, terdapat beberapa koin yang mengandung emas. Untuk mengetahui keasliannya, Anda bisa mengecek kadar di dalamnya. Uang palsu biasanya menggunakan kuningan untuk menutup kadar emasnya.
Demikian informasi mengenai cara membedakan uang koin kuno asli dan palsu yang perlu dipahami kolektor pemula. Selalu berhati-hati dan jangan sampai keliru, ya. *** (Meyra Pangestika)