Spanyol Telah Menjuarai UEFA Nations League Untuk Pertama Kalinya Setelah Menang Adu Penalti Atas Kroasia


inNalar.com – 
Gelandang Manchester City, Rodri, berhasil meraih dua trofi untuk klub dan negaranya hanya dalam waktu delapan hari, saat ia membantu Spanyol mengalahkan Kroasia dalam adu penalti untuk memenangkan final Nations League.

Hal itu sangat kejam bagi Luka Modric, yang ingin memahkotai karir internasionalnya dengan memimpin Kroasia meraih trofi pertama mereka.

Pada akhirnya, rekan setimnya di Real Madrid, Dani Carvajal, yang berhasil mencetak gol kemenangan.

Baca Juga: Stop Lakukan Ini! Berikut 5 Kesalahan Penggunaan Skincare yang Sering Kita Lakukan Tanpa Sadar

Dalam adu penalti yang dramatis, kedua tim sama-sama mempertahankan keberanian mereka. Nikola Vlasic mencetak gol pertama untuk Kroasia namun Joselu mengubur tendangan titik putihnya untuk Spanyol.

Marcelo Brozovic membuat skor menjadi 2-1 untuk Kroasia dan Rodri, yang memenangkan pemain terbaik malam itu, menyamakan kedudukan untuk Spanyol. Modric kemudian melepaskan tendangan yang mudah ke dalam gawang Unai Simon, namun dengan tenang Mikel Merino membuat skor menjadi 3-3.

Simon kemudian melakukan penyelamatan dari Lovro Majer dan ketika Marco Asensio mencetak gol, Spanyol kembali memimpin. Namun Ivan Perisic mencetak gol dan, dengan kesempatan untuk memenangkan pertandingan, Aymeric Laporte, yang juga dapat membanggakan diri karena telah mengangkat dua piala dalam delapan hari, tendangannya membentur mistar gawang.

25.000 pendukung Kroasia di Rotterdam mengira bahwa ini akan menjadi malam kemenangan mereka, namun terdapat sebuah kejutan saat Simon kembali melakukan penyelamatan, kali ini dari Bruno Petkovic, dan Carvajal, dengan tendangan Panenka, berhasil mencetak gol dan memberikan Spanyol trofi pertama mereka sejak memenangkan Euro di tahun 2012.

Kroasia telah menerima tekanan awal dari Spanyol dan mencoba untuk menyerang Spanyol melalui serangan balik, dengan Andrei Kramaric yang hanya dapat digagalkan oleh intersep penting dari Laporte di babak pertama.

Bagi Spanyol, umpan silang dari Jordi Alba merupakan ancaman terbesar. Sang kapten, yang merupakan pencetak gol saat memenangkan Euro 2012, mengirimkan umpan tengah dari sisi kiri namun Asensio mampu membloknya dengan sundulannya saat Spanyol mulai menciptakan lebih banyak peluang.

Mereka seharusnya dapat memenangkan pertandingan enam menit sebelum pertandingan berakhir ketika umpan Alba memberikan umpan kepada Mikel Merino yang memberikan umpan kepada Ansu Fati.

Tendangannya mengarah ke gawang namun Perisic berhasil menghalau bola dari garis gawang dan membuat pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.

Sebuah tekel penyelamatan dari pemain pengganti Nacho mencegah Lovro Majer mencetak gol di babak pertama perpanjangan waktu.

Dia mengalami cidera dalam prosesnya dan harus tertatih-tatih di sisa pertandingan karena Spanyol telah memainkan semua pemain pengganti.

Spanyol memiliki beberapa kesempatan di 15 menit terakhir pertandingan, dengan Asensio menyia-nyiakan sebuah kesempatan yang diciptakan oleh Alba dan Dani Olmo yang melepaskan tendangan melebar. Bahkan Modric yang tidak kenal lelah pun mulai melemah di menit-menit akhir.

Sekali lagi ia menjadi pengumpan utama Kroasia namun mereka gagal memanfaatkan kesempatan dan harus menunggu adu penalti. Saat adu penalti, Modric memberikan kesempatan kepada rekannya, Carvajal, untuk melakukan tendangan yang menentukan.***(Muhammad Azizi)

 

Rekomendasi