

inNalar.com – Setelah menjalani musim yang buruk, Chelsea melepas sejumlah amunisinya. Salah satunya adalah Kai Havertz.
Kai Havertz dilepas Chelsea menuju tim rival sekota, yakni Arsenal. Bahkan peresmian tinggal menunggu waktu saja.
Kedua tim sudah sama-sama sepakat dengan transfer ini, meski memang, Chelsea harus merugi sebesar ratusan miliar rupiah.
Baca Juga: Gak Punya Alat Untuk Latihan Beban? Ini Tips Simpelnya dari Ade Rai
Setelah terus dipepet Arsenal, Chelsea akhirnya mengikhlaskan bintang andalannya, Kai Havertz, pergi ke tim meriam London.
Dikabarkan oleh jurnalis Fabrizio Romano, Arsenal harus membayar sebesar 65 juta poundsterling (Rp. 1,2 triliun) untuk bisa mendapatkan jasa bintang asal Jerman tersebut. Rincian dari transfer tersebut adalah 60 juta pounds sebagai biaya pasti, dan 5 juta sisanya sebagai bonus.
Masih dari laporan yang disampaikan oleh Fabrizio Romano, Havertz bakal melakukan tes medis dalam waktu dekat, dengan kontrak resmi telah disiapkan oleh Arsenal.
Alasan Chelsea melepas Kai Havertz adalah karena kedatangan pelatih anyar Mauricio Pochettino. Sang pemain dianggap tidak masuk ke dalam skema pelatih asal Argentina tersebut.
Selain itu, Kai Havertz juga disebut sebagai salah satu pemain yang paling bertanggung jawab atas kegagalan besar yang dialami Chelsea pada musim 2022/23 kemarin.
Yang perlu dipahami pula, Kai Havertz merasa kurang nyaman dengan kedatangan Christopher Nkunku, yang transfernya dari Jerman baru diresmikan pada musim panas tahun 2023 ini.
Dia yakin bila Nkunku akan menjadi pesaing terberat di Chelsea, sehingga dia memilih untuk mundur dan menerima tawaran dari Arsenal.
Dengan berbagai alasan tersebut, Chelsea merasa ikhlas. Padahal klub asal London tersebut harus mengalami kerugian yang terbilang besar.
Chelsea mendapatkan dana dari Arsenal sebesar 65 juta poundsterling (Rp. 1,6 triliun). Padahal mereka mendatangkan Havertz dari Bayer Leverkusen pada tahun 2020 silam, dengan biaya sebesar 79 juta poundsterling (Rp. 1,5 triliun).
Jika di kalkulasi, Chelsea mengalami kerugian sebesar 14 juta poundsterling (Rp. 267 miliar).
Namun begitu, Chelsea tetap merasa harus berterima kasih kepada Kai Havertz. Sebab sejak kedatangannya dari Jerman, the Blues berhasil menggondol trofi Liga Champions Eropa pada tahun 2021 silam.
Selain itu, terdapat pula trofi lainnya seperti Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub. Jangan lupakan pula catatan gol pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut, di mana angkanya mencapai 32 gol dari 139 pertandingan. *** (Garin Nanda)