

inNalar.com – Setelah viralnya video Panji Gumilang memimpin jamaah Ponpes Al Zaytun menyanyikan lagu berbahasa Ibrani ‘Hevenu Shalom Aleichem’, kini fakta baru mencengangkan datang dari santriwati pesantren kontroversial tersebut.
Dikabarkan seorang mantan santriwati pesantren asuhan Panji Gumilang ini menikah dengan seorang pria penganut Yahudi seusai dirinya lulus dari Ponpes Al Zaytun.
Muhammad Husein Gaza, dalam kanal Youtubenya mengungkap siapa mantan santriwati Ponpes Al Zaytun yang dikabarkan menikah dengan pria penganut Yahudi tersebut.
Rupanya mantan santriwati Ponpes Al Zaytun yang menikah dengan pria Yahudi itu bernama Azka Daulia.
Diketahui bahwa mantan santriwati asuhan Panji Gumilang itu memiliki akun facebook bernama Azka Daulia.
Terlihat pada foto profil akun facebooknya, nampak dirinya yang sedang dibalut dengan jilbab berwarna putih sedang berdiri di depan sebuah bendera Israel dan di sampingnya terdapat figura dan bendera Indonesia.
Berdasarkan keterangan yang disadur dari kanal YouTube Muhammad Husein Gaza, mantan santriwati Ponpes Al Zaytun itu menikah dengan pria berkebangsaan asing tersebut lalu memeluk agama Yahudi.
Tak hanya itu, alumni pesantren asuhan Panji Gumilang itu pun kini tinggal di Israel bersama suaminya.
Muhammad Husein Gaza, dalam kanal YouTubenya, menjelaskan bahwa Azka Daulia nampak cukup aktif dalam mendukung hubungan normalisasi antara Indonesia – Israel.
Baca Juga: Sah! Brentford Resmi Datangkan Romeo Bechkam dari Inter Miami di Bursa Transfer Musim Panas 2023
Ekspresi dukungan mantan santriwati Ponpes Al Zaytun terhadap negara Yahudi itu pun terlihat dari beberapa postingan di akun facebooknya.
Selain itu, tampak pula deskripsi akun facebook mantan santriwati Ponpes Al Zaytun tersebut menggambarkan dirinya sangat aktif dalam mendukung terwujudnya hubungan harmonis antara Indonesia dan Israel.
Yaitu, nampak tulisan Indonesia dan Israel dengan menyisipkan bendera kedua negara tersebut, serta disipkan emot cinta di antaranya.
Lantas, apakah bisa seseorang yang bukan berasal dari Israel ini memeluk agama Yahudi?
Menurut Muhammad Husein Gaza, agama terbagi menjadi dua jenis berdasarkan sisi eksklusivitasnya.
Pertama, agama qaumiyyah, yakni agama yang dipeluk oleh orang-orang dari bangsa tertentu.
Kedua, agama tabsyiriyyah, yaitu agama yang terbuka untuk dianut oleh siapa saja dan dari latar belakang apa saja.
Muhammad Husein menjelaskan bahwa pada awalnya memang Yahudi merupakan agama yang berbasis bangsa dan ras, karena pada dasarnya pemeluk Yahudi ialah mereka yang berasal dari Bani Israil.
Seiring berjalannya waktu, pemeluk Yahudi tidak hanya orang-orang keturunan Israel saja.
Dilansir dari laman pewresearch.org, data rilis statistik per Desember 2012 menunjukkan terdapat sekitar 14 juta orang di seluruh dunia yang mengidentifikasi dirinya sebagai Yahudi saat ditanya terkait agama mereka. Artinya, sejauh ini orang-orang Yahudi tidak hanya berada di Israel saja dan berasal darinya.***