

InNalar.com – (Bios = hidup; Genesis = Keturunan), Biogenesi merupakan suatu teori yang mengungkapkan bahwasanya asal kehidupan dari suatu makhluk hidup pasti juga makhluk hidup.
Teori Biogenesis ini memiliki dua semboyan utama, yaitu “Omne vivum ex ovo” yang berarti kejadian makhluk hidup berasal dari telur.
Lalu semboyan dari Biogenesis yang kedua ialah, “Omne vivum ex Vivo” yang mana berarti kejadian suatu makhluk hidup berasal dari makhluk hidup yang sudah ada.
Baca Juga: Kai Havertz Resmi Jadi Pemain Arsenal, Skema Seperti Apa yang Disiapkan Mikel Arteta?
Teori Biogenesis ini didukung oleh tiga ilmuan diantaranya, Francesco Redi, Lazzaro Spallanzani, dan Louis Pasteur.
Berikut ini beberapa percobaan mengenai Teori Biogenesis yang dilakukan oleh ketiga ilmuwan tersebut.
1. Percobaan Francesco Redi
Pendukung dari teori Biogenesis ini menentang teori Abiogenesis.
Baca Juga: Benarkah Tama Tazia Selingkuhan Achmad Herlambang Sudah Punya Anak? Begini Curhatan Hanum Mega
Teori ini menganggap bahwa daging memunculkan larva-larva. Karena jika daging tidak disumbat secara rapat, maka larva-larva dari telur lalat akan hinggap.
2. Percobaan Spallanzani
Spallanzani membuat pembuktian dengan air kaldu yang ditempatkan di dalam tabung, menurut Spallanzani percobaan ini kurang memuaskan
Karena tidak menunjukkan mikroba dalam keadaaan tertutup rapat sehingga mikroba kekurangan oksigen.
Baca Juga: Pierre-Emile Hojbjerg Menghadapi Masa Depan Yang Tidak Pasti di Tottenham
3. Percobaan Louis Pasteur
Percobaan yang dilakukan Louis Pasteur ini dengan membuat labu berleher angsa, sekalipun tertutup masih berhubungan dengan udara.
Hasil percobaannya masih sa dengan percobaan kedua ilmuan sebelumnya yaitu menolah teori Abiogenesis.
Abiogenesis (A = bukan; Bios = hidup; Genesis; Kelahiran).
Abiogenesis merupakan suatu istilah yang menerangkan mengenai asal-usul kehidupan, bahwasanya semua yang menghasilkan zat hidup berasal dari yang tidak hidup.
Teori Abiogenesi ini didukung 4 Ilmuan dengan percobaannya sebagai berikut;
1. Teori Urey
Harold Urey berpendapat bahwa atmosfer bumi pada waktu lalu itu kaya akan molekul-molekul dalam bentuk gas.
Karena adanya energi yang berasal dari aliran listrik halilintar dan radiasi sinar kosmis, molekul tersebut mengadakan reaksi kimia dan akhirnya menghasilkan makhluk hidup.
2. Percobaan Stanley Miller
Stanley Miller mengadakan percobaan seperti yang dicontohkan Harold Urey dengan menggunakan tabung yang diisi dengan beberapa molekul CH4, NH3, H2, dan H2O.
Hasilnya ia menemukan beberapa jenis asam amino yang merupakan salah satu zat penting protoplasma, namun belum terlihat gejala hidup.
3. Percobaan Shilly B. Foks
Shilly B. Foks berhasil melakukan mensintesis beberapa jenis asam amino, dan ternyata zat tersebut menghasilkan ada gejala kehidupan seperti virus.
4. Teori Oparin
Sarjana Rusia mengungkapkan bahwa lautan bumi awalnya memiliki persediaan bahan organik, kemudian setelah beberapa waktu lama bahan tersebut bercampur menjadi satu dan terbentuklah selaput.
Dari bahan molekul yang berselaput inilah akhirnya memiliki kemampuan mengikat molekul lainnya dan menyatukan diri sehingga membentuk gabungan molukel baru.
Ikatan gabungan kompleks inilah yang akhirnya diduga merupakan kehidupan yang pertama.
***(Siti Melani Hari Rahmawati)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi