

InNalar.com- Apa yang terlintas di benakmu ketika ditanya mengenai transpirasi tumbuhan? Materi Biologi ini sangat menarik.
Ya benar sekali, transpirasi tumbuhan merupakan proses penguapan atau pelepasan uap air pada tumbuhan melalui stomata, kutikula, serta lentisel.
Kata transpirasi tumbuhan sendiri berasal dari ‘trans’ yang artinya melintasi dan ‘spirare’ yang berarti menghirup atau menghisap.
Diketahui aliran molekul air yang digunakan saat transpirasi ini berasal dari akar, batang, dan akhirnya ke daun-daun lewat xilem.
Transpirasi daun ini mengakibatkan daun mudah dalam mengisap zat-zat yang ada pada akar maupun batang.
Nah dari kegiatan transpirasi daun ini ternyata ada daya-daya yang menyebabkan air bisa naik melewati akar, batang hingga ke daun lho!
Baca Juga: Ramuan Tradisional Dijamin Ampuh Turunkan Kolesterol Tinggi, Bahan-Bahannya Mudah Ditemukan di Dapur
Apa saja ya kira-kira? Yuk simak penjelasan selengkapnya!
Terdapat tekanan akar walaupun dinilai hanya menaikkan aliran air saja dalam beberapa meter.
Terdapat daya kohesi dan adhesi antar molekul air dengan dinding kapiler xilem.
Terdapat daya kapiler xilem atau disebut dengan pembuluh kayu sekalipun hanya dapat menaikkan molekul air dalam pembuluh kayu setinggi beberapa meter.
Terdapat daya isap daun yang mampu memperlancar aliran molekul air dari akar ke batang sehingga dapat dikeluarkan dari daun melalui stomata maupun kutikula.
Dari adanya kegiatan transpirasi ini ternyata ada dampak positifnya lho! Terutama bagi si tumbuhan.
Dampak positifnya yaitu, dalam kegiatan transpirasi zat-zat yang terlarut dalam air tanah, berupa garam-garam tanah dan zat hara lainnya ikut terserap ke tumbuhan untuk kepentingan hidupnya.
Lalu readers, dalam mekanisme transpirasi ini ternyata juga melibatkan peranan dari tekanan akar, daya kapiler batang, daya kohesi, serta daya isap daun lho.
Mau tahu bagaimana mekanismenya? Scrol sampai selesai ya!
TRANSPIRASI
Air selalu melakukan pergerakan mulai dari daerah yang basah ke daerah yang dirasa kering.
Lalu, karena udara di luar lebih kering daripada daun, maka air akan menguap dari daun melalui stomata ke udara.
Transpirasi juga menimbulkan potensi air antara daun dan akar yang memindahkan air ke atas melalui pembuluh xilem.
KOHESI
Mekanisme kohesi dapat digambarkan seperti berikut; Air dapat melakukan pergerakan ke atas sampai setinggi 100 meter dalam pohon lho, karena molekul air saling berlekatan dengan molekul lain dan juga melekat pada dinding pembuluh xilem.
TEKANAN AKAR
Jaringan akar dapat menyerap semakin banyak air dan mineral, dan disisi lain akar akan bertumbuh.
Nah karena air di dalam akar ini bertambah, otomatis tekanan pun akan bertambah, dana akhirnya akan memaksa air yang diserap tadi masuk ke dalam pembuluh xilem dan naik ke batang.
Diketahui bahwasannya, tekanan akar yang memiliki kapasitas tinggi biasanya terbentuk pada malam hari, dan hal inilah yang diduga dapat menyebabkan adanya tetes-tetes air dari daun tumbuhan saat di pagi hari atau dikenal dengan embun.
Nah dari penjelasan diatas kalian sudah paham kan, mengenai transpirasi tumbuhan? Oke sampai disini ya! Selamat belajar.
*(Siti Melani Hari Rahmawati)
Tag: Proses, Transpirasi, Transpirasi tumbuhan, Fungsi.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi