

inNalar.com – Diabetes Melitus merupakan suatu penyakit yang erat kaitanya dengan kadar gula yang tinggi dalam darah.
Kini, penyakit Diabetes Melitus menyerang seseorang tanpa melihat usia tergantung dengan pola hidup masing-masing.
Jadi, Diabetes Melitus tidak selalu menyerang seseorang yang usianya lebih dari 40 tahun keatas.
Banyak anak muda yang sudah terkena Diabetes Melitus dan harus rutin menyuntikkan Insulin ke tubuhnya karena gaya hidup yang tidak sehat sebelumnya.
Hal ini juga dapat dilihat dari peningkatan angka Diabetes Melitus di Indonesia yang terus meningkat.
Makin naiknya angka penyakit Diabetes Melitus di Indonesia ini tentu disebabkan oleh gaya hidup masa kini yang cenderung tidak sehat yang mana semakin banyak jajanan yang mengandung banyak gula.
Penyakit ini memiliki dua tipe yakni tipe 1 dan tipe 2. Perbedaan diantara keduanya adalah tipe 1 ditandai dengan rusaknya organ pankreas pada saat memproduksi insulin. Sedangkan, pada Diabetes Melitus tipe 2 ini ditandai dengan tidak dapat bekerjanya insulin itu sendiri.
Gejala yang timbul akibat kedua tipe Diabetes Melitus tersebut sebetulnya hampir sama yakni penurunan berat badan, sering buang air kecil, pengelihatan kabur dan lain sebagainya.
Meskipun begitu, kalian harus segera berkunjung ke dokter saat terindikasi terkena penyakit Diabetes Melitus baik tipe 1 maupun tipe 2 untuk menentukan pengobatan yang sesuai.
Selain berobat ke dokter, tentunya terdapat pengobatan alternatif lain dimana terdapat bahan-bahan alami yang dapat menjadi obat pendamping selain obat dari dokter.
Salah satunya adalah Lidah Buaya. Siapa sangka bahan yang biasanya sering kali dibuat untuk kecantikan dapat digunakan sebagai obat alami penyakit Diabetes Melitus.
Ada beberapa khasiat dari Lidah Buaya yang dapat secara efektif mengatasi penyakit Diabetes Melitus diantaranya,
Pertama, lidah buaya mengandung Antrakuinon. Antrakuinon yang ada dalam lidah buaya ini berfungsi sebagai ‘zat pengobat’ alami yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan serta meremajakan sel-sel tubuh yang telah rusak.
Kedua, lidah buaya memiliki kandungan kaya akan Glukomanan. Zat ini mudah larut dalam air dan mudah diserap oleh tubuh sehingga kadar gula dara dapat turun secara signifikan.
Ketiga, lidah buaya mengandung Antiinflamasi dan Antioksidan. Zat tersebut bisa melindungi tubuh dari luka yang mungkin akan muncul pada pasien penyakit diabetes seperti ulkus, gangren, dan bisul.***(Alfina Indira)