

inNalar.com – Resistensi insulin bagi penderita diabetes melitus atau kencing manis dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang lebih serius.
Berikut ini adalah beberapa resiko bagi penderita diabetes melitus atau kencing manis mengalami resistensi issulin, yaitu; pertama kontrol glukosa yang buruk jadi seseorang yang mengalami resistensi insulin akan ada efek kontrol gula darah yang buruk dan kurangnya responsif.
Sehingga dapat meningkatkan kadar glukosa darah hal tersebut dapat menyebbakan sulitnya mengontrol kadar gula darah secara efektif, ketika anda menggunakan insulin tambahan tetap sulit terkontrol.
Baca Juga: Jenis Tanaman Herbal Ini Ampuh Turunkan Kadar Gula Tinggi Bagi, Khususnya Pasien Diabetes Melitus
Kontrol glukosa yang buruk dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang bagi penderita diabetes melitus atau kencing manis sperti kerusakan organ, kerusakan saraf.
Resistensi insulin menyebabkan kolmplikasi diabetes yang lebih serius termasuk penyakit jantung, gagal ginjal, kerusakan saraf, stoke, kerusakan mata, kerusakan kulit dan jaringan, serta mudah terkena infeksi
Biasanya seseorang yang sudah terkena komplikasi diabetes maka akan terjadi kejang-kejang dan keluar busa sehingga masalah tersebut sangat berbahaya dan mengancam nyawa.
Baca Juga: Biasa Digunakan Sebagai Bumbu Dapur, Bahan Alami Ini Terbukti Manjur Obati Diabetes Melitus
Seseorang yang sduah terkena resistensi insulin maka orang tersebut akan sulit untuk menurunkan berat badan karena tubuh tidak mampu untuk membakar lemak secara efisien sehingga memicu nafsu makan yang bertambah.
Resistensi insulin pada penderita diabetes dapat menyebabkan pengobatan yang dilakukan untuk menurunkan kadar gula yang tinggi menjadi kurang responsif.
Berikut ini jenis makanan yang dapat dikonsumsi bagi penderita diabtes yang mempu membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi, yaitu; mengkudu, buah ini termasuk tanaman tropis yang banyak tumbuh di indonesia sehingga mudah untuk mendapatkannya.
Tanaman buah mengkudu sangat mudah untuk ditanaman, buah mengkudu saat masih muda tidak memiliki bau yang menyengat tetapi ketika buah mengkudu sudah tua maka bau yang dimilikinya cukup menyengat.
Dibalik bau mengkudu yang menyengat ternyata buah mengkudu mengandung zat proxeroni yang bermanfaat ntuk menurunkan kadar gula yang tinggi, mengonsumsi buah mengkudu setiap harinya dapat menstabilkan gula darah yang tinggi maupun tekanan darah didalam tubuh.
Buah mengkud bida di konsumsi secara langsung, atau bagi anda yang tidak kuat dengan bau pesing bisa menggunakan ekstrak mengkudu, selanjutnya ada pare (Momordica Charantia) megonsumsi pare dapat membantu menurunkan gula darah puasa dan gula darah 2 jam post prandial pada penderita diabetes.
Pare dapat dikonsumsi menjadi sayur lalapan anda bisa mengukurnya atau merebus, tapi jik anda tidak tahan dengan rasa pahit yang dimiliki pare maka anda bisa mengeringkan pare dibawah terik matahari sampai mengering atau anda juga bisa megonsumsi ekstrak pare dalam bentuk kapsul.
Selanjutnya ada bawang putih, biasanya bawang putih digunakan untuk memasak dan menambah aroma yang sedap pada masakan tapi ternyata mengonsumsi bawang putih mentah selama 4 minggu dapat mampu menurunkan gula darah puasa dan gula darah 2 jam post prandial.
Krokot (Portulaca Oleracea) tanaman ini biasanya digunakan sebagai sayuran dan tanaman hias yang memapu menurunkan kadar gula darah yang tinggi bagi penderita diaabetes, anda bisa mengonsumsi 5 gr ekstrak krokot dan konsumsi sebanayak 2 kali sehari selama 2 bulan agar mendapatkan hasil yang bagus anda harus rutin menbgonsusmsi, krokot memiliki manfaat untuk memperbaiki fungsi hatim yaitu dengan cara menstabilkan enzim hati dan bilirubin***(Faizzatun Nazira)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi