

InNalar.com – Kayu manis merupakan rempah-rempah yang biasanya digunakan sebagai tambahan bumbu pada masakan
Bumbu manis tapi pedas tersebut berasal dari kulit bagian dalam cabang pohon kayu manis.
Pohon kayu manis biasanya tumbuh di daerah tropis seperti, di Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Karibia.
Penggunaan kayu manis sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, orang-orang menggunakannya sebagai obat-obatan maupun tambahan bumbu masakan.
Seiring berjalannya waktu, kayu manis semakin dikaitkan dengan pengobatan-pengobatan dalam seperti diabetes melitus.
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kayu manis dapat membantu mengurangi kadar gula darah dan menguatkan sensitivitas insulin.
Baca Juga: Resep Pengganti Gula Bagi Penderita Diabetes Ala dr. Zaidul Akbar, Apa Saja Bahannya?
Bagaimana pendapat para dokter terkait manfaat kayu manis untuk diabetes? Berikut penjelasannya.
Menurut dr Zaidul Akbar, kayu manis merupakan produk Allah terbaik dalam memperbaiki masalah ginjal dan pankreas.
Produk kayu manis terbaik di dunia ternyata ada di Indonesia, tepatnya di daerah Kerinci, Provinsi Jambi.
Baca Juga: 5 Terapi Terbaik untuk Penderita Diabetes Melitus yang Mudah Dilakukan, Rahasia Sehat Tanpa Batas
Kemudian dr Inggrid Tania M.Si juga mengungkapkan bahwa kayu manis asli Indonesia, Cinnamomum Burmani ternyata aman dan efektif untuk dikonsumsi oleh para penderita diabetes melitus.
Bahkan dr Inggrid Tania juga mengatakan bahwa saat ini, ada beberapa produk yang diberi ekstrak kayu manis terbukti mengurangi kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Dikutip dari laman web Diabetes.co.uk, hasil dari studi klinis yang diterbitkan dalam Jurnal Diabetes Care pada tahun 2003 menunjukkan bahwa kayu manis cassia (kulit kayu manis) meningkatkan kadar glukosa darah dan kolesterol pada penderita diabetes tipe 2.
Selain itu kayu manis juga dapat mengurangi faktor risiko yang terkait dengan diabetes dan penyakit kardiovaskular.
Kayu manis bisa dikonsumsi dengan jumlah 1, 3, atau 6 gram dalam sehari.
Menurut hasil dari uji klinis, kayu manis yang dikonsumsi secara teratur dengan resep tersebut terbukti mengurangi glukosa, trigliserida, LDL atau kolesterol jahat, dan diabetes melitus.
Terdapat hasil studi lain yang juga membuktikan bahwa mengkonsumsi kayu manis sebanyak 1g per hari dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membalikkan diabetes tipe 2.
Hasil studi tersebut dilaporkan dalam sebuah Majalah Penelitian Pertanian edisi Juli 2000.
Selain itu, analisis di The American Journal of Clinical Nutrition yang diterbitkan pada tahun 2007 juga membuktikan bahwa 6g kayu manis juga berpengaruh pada pengurangan hiperglikemia (glukosa darah) setelah makan.
Berdasarkan bukti ilmiah dan penjelasan dari beberapa dokter yang ada, banyak ahli kesehatan menyatakan bahwa kayu manis mengandung khasiat yang bermanfaat untuk pengaturan gula darah dan pengobatan diabetes melitus.
Namun, dalam mengkonsumsi kayu manis sebaiknya terlebih dahulu melakukan konsultasi ke dokter atau pihak medis lainnya.***
(Siti Melani Hari Rahmawati)
Tag: Kayu manis, Diabetes, dr Zaidul Akbar, Manfaat kayu manis untuk diabetes
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi