Iklan Wisata Filipina Gunakan Alam Indonesia! Bahkan Wisata Negeri Lain Juga Dijadikannya Kampanye

inNalar.com – Dalam mempromosikan suatu produk atau wisata, cara paling sederhana dan efektif adalah menggunakan iklan. Terutama jika itu berkaitan dengan iklan di TV atau internet.

Dengan bantuan media iklan melalui beberapa platform, maka tujuan dari pemasaran akan mudah dijangkau pada masyarakat umum. Hal itu pun berlaku bagi media iklan di Filipina.

Akan tetapi, beberapa hari yang lalu, warga Indonesia dikejutkan dengan adanya iklan di Filipina yang menggunakan pemandangan alam di Indonesia sebagai kampanye pariwisata Filipina.

Baca Juga: Bahaya Duduk Terlalu Lama di Depan Komputer, Bisa Menyebabkan Kematian? Hati-hati

Bahkan tidak hanya Indonesia, pada tayangan iklan pariwisata tersebut, juga ada beberapa pemandangan lainnya, yang itu merupakan gambaran dari alam negara lain.

Perlu diketahui, pariwisata merupakan industri utama di Filipina. Karena pariwisata tersebut memang menawarkan tempat murni untuk menyelam beserta dengan pantai pasir putih.

Akan tetapi, industri utama itu cukup tertinggal dengan negara-negara tetangganya. Alasannya adalah karena buruknya infrastruktur dan biaya yang tinggi.

Baca Juga: 3 Olahan Daun Kelor Ini Buat Diabetes Melitus Sembuh dalam 7 Hari, Kadar Gula Darah Langsung Normal!

Hal itu didukung pula dari data World Tourism Organization (PBB), jika sebelumnya di tahun lalu terdapat 2,7 juta turis masuk ke Filipina. Namun tahun ini menjadi turun 68% dari tingkat masa pra-pandemi di tahun 2019.

Dari beberapa sumber yang dikumpulkan, sebelumnya pada tanggal 27 Juni 2023, Filipina telah menggelontorkan dana sekitar 13,5 miliar rupiah dengan tujuan membuat kampanye pariwisata berjudul “Love The Philippines”.

Dengan ditayangkannya iklan kampanye pariwisata tersebut, membuat marah pihak para pejabat pariwisata di Filipina.

Baca Juga: Resep Pengganti Gula Bagi Penderita Diabetes Ala dr. Zaidul Akbar, Apa Saja Bahannya?

Bagaimana tidak, gambar-gambar yang ada pada tayangan video kampanye pariwisata di pulau Filipina itu diambil dari Indonesia, dan bahkan ada juga gambar pemandangan dari negara Brasil.

Adapun gambar di Indonesia yang diambil adalah pemandangan dari sawah terasering. Sedangkan gambar yang diambil dari negara lain selain Indonesia adalah bukit pasir yang ada di Brasil.

Kemudian, dengan diketahuinya gambar pada iklan kampanye tersebut adalah bukan dari Filipina, selaku pihak yang membuat iklan pariwisata ini, agensi DDB, langsung meminta maaf atas gambar-gambar yang tidak sopan pada tayangan video iklan tersebut.

Tidak hanya dengan meminta maaf, pihak Filipina juga langsung menghapus tayangan iklan itu di facebook.

Ditambah lagi dengan informasi tambahan dari Sass Rogando Sasot, yaitu blogger terkenal dari Filipina, ia menjelaskan jika gambar dari video tersebut juga berasal dari negara-negara lain.

Dengan dilakukannya Analisis dari tim Pemeriksa Fakta (AFP), memastikan juga jika video kampanye pariwisata itu menunjukkan bukan hanya ada tempat di Indonesia, akan tetapi ada juga yang berasal di Swiss, Brasil, dan Uni Emirat Arab.

Karena kethauan menggunakan video dengan gambar dari negara-negara lain, pihak DDB melakukan permintqaan maaf tersebut di hari Minggu, 2 Juli 2023.

Dalam video permintaan maafnya, pihak DDB mengungkapkan jika seharusnya proses penyaringan dan persetujuan yang tepat haruslah diikuti dengan ketat. Jika menggunakan perekaman video asing untuk kampanye mempromosikan Filipina sangatlah tidak pantas. Dan hal itu juga bertentangan dengan tujuan departemen pariwisata.

Sekedar tambahan, gambar video sawah terasering yang diambil Filipina berada di Ubud, Bali. Jadi setelah membaca ini, ayo bangga dengan alam rumah kita.*** (Alma Malik Dewantara)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]