

inNalar.com – Penderita diabetes melitus akan melakukan berbagai hal untuk menurunkan kadar gula darah. Salah satunya dengan tanaman herbal.
Ada beberapa tanaman herbal yang bisa dipilih untuk menurunkan gula darah penderita diabetes melitus.
Bahkan ada tanaman herbal yang dikira sampah di pekarangan, padahal punya segudang manfaat untuk penderita diabetes melitus.
Baca Juga: Jengah Dengan Aliran Sesat Panji Gumilang, Santri Bentuk Aliansi Untuk Bubarkan Ponpes Al Zaytun
Tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan untuk menurunkan gula darah juga mudah ditemui di Indonesia.
Kondisi iklim tropis membuat banyak tanaman herbal tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Dikutip dari Youtube Saddam Ismail, ada beberapa tanaman herbal yang dikira sampah padahal bermanfaat untuk turunkan gula darah.
Baca Juga: Ponpes Al Zaytun Besutan Panji Gumilang Terancam Dibubarkan
1. Daun Sambiloto
Daun sambiloto yang memiliki rasa pahit ternyata ampuh untuk menurunkan gula darah.
Penderita diabetes melitus cukup mengkonsumsi ekstrak dari daun sambiloto.
Di dalam daun sambiloto terdapat zat aktif yang bernama andrographolide atau AGL.
Baca Juga: Nggak Perlu Lagi Takut Gula, Ini Daftar Makanan yang Sangat Cocok Bagi Pasien Diabetes Melitus
AGL berfungsi untuk meningkatkan produksi insulin dalam pankreas dan membantu penyerapan glukosa.
2. Kayu Manis
Kayu manis mampu untuk menurunkan risiko resistensi insulin pada penderita diabetes melitus.
Termasuk untuk menurunkan gula darah setelah makan.
Beberapa penelitian menyebutkan jika mengkonsumsi kayu manis 1,3-6 gram per hari bisa menurunkan gula darah diabetes melitus tipe 2.
Cara mengkonsumsinya cukup campurkan seperempat atau setengah sendok makan kayu manis bubuk ke dalam makanan maupun minuman.
3. Gingseng
Senyawa alami di dalam gingseng diklaim mampu membantu penyerapan glukosa dalam darah.
Sehingga gula darah tidak bisa naik tiba-tiba, terutama setelah makan.
Bagian gingseng yang bisa dikonsumsi yakni, akar, batang, dan daunnya.
Bahkan gingseng mampu menurunkan gula darah tiga bulan terakhir.
4. Jinten Hitam
Jinten hitam atau habbatussauda tak hanya mampu menurunkan kadar gula darah di penderita diabetes melitus.
Melainkan juga mampu untuk menurunkan peradangan, lemak darah, menjaga kesehatan jantung, dan hati.
Kandungan antioksidan thymoquinone dalam jinten hitam bisa untuk mengendalikan kadar gula darah dan memperbaiki insulin.
5. Kunyit
Kunyit tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur saja. Melainkan bisa juga untuk turunkan gula darah.
Mengkonsumsi kunyit untuk hasil yang maksimal harus dilakukan setiap hari, tapi tidak boleh berlebihan.
Kunyit juga bisa mencegah seorang penderita diabetes melitus meningkat ke tipe 2.
Rempah ini juga mampu untuk mencegah terjadinya penyakit komplikasi pada penderita diabetes melitus.
6. Lidah Buaya
Lidah buaya tidak hanya bisa untuk mencerahkan kulit dan menyehatkan rambut saja.
Tapi juga bisa untuk menurunkan kadar gula dalam darah dan lemak darah.
Kandungan lektin, mannans, dan antrakuinon di dalam lidah buaya bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka penderita diabetes melitus.
7. Daun Sirsak
Seringkali orang hanya mengkonsumsi buahnya saja, padahal daunnya juga memiliki manfaat yang luar biasa.
Daun sirsak bisa menjadi bahan alami untuk menurunkan gula darah karena mengandung flavonoid dan polifenol.
Kedua senyawa tersebut memiliki sifat antihiperglikemik, yakni dapat mengurangi laju pemecahan glukosa dari makanan menjadi lebih sederhana.
Cara mengkonsumsinya bisa dengan direbus atau membeli ekstrak daun sirsak yang dijual di apotek.
Itulah beberapa bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan gula darah.
Namun hal itu harus dibarengi dengan mengubah gaya hidup sehat, agar hasilnya optimal.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi