Penderita Diabetes Melitus Lebih Baik Konsumsi Buah Utuh atau Jus Buah? Begini Penjelasan Medisnya

inNalar.com – Buah-buahan merupakan makanan yang berperan penting dalam menunjang gaya hidup sehat, terutama bagi penderita diabetes melitus.

Namun, dr Ema Surya Pertiwi, dalam kanal YouTube Emasuperr, lebih menyarankan para penderita diabetes melitus untuk mengonsumsi buah secara utuh.

Mengapa buah utuh lebih baik daripada jus buah untuk penderita diabetes melitus? Mari simak penjelasan medisnya menurut dr Ema berikut ini.

Baca Juga: Kenali Jenis-jenis Insulin untuk Penderita Diabetes Melitus! Hati-hati, Ternyata Ada Efek Sampingnya

Ketika penderita diabetes mengonsumsi buah-buahan secara utuh, seluruh elemen pencernaan seperti gigi bergerak mengunyah, lambung memproses, dan usus bergerak mencerna makanan yang masuk, sehingga gula darah tidak langsung meningkat drastis.

Lain halnya dengan jus buah, jika buah melalui pemrosesan maka serat-serat yang terkandung di dalamnya akan hancur, sehingga elemen pencernaan merasa tidak perlu bergerak untuk memproses.

Proses yang terlalu cepat dalam tubuh akan menyebabkan kadar gula darah meningkat dalam waktu singkat, demikian penjelasan dr Ema.

Baca Juga: Drama Kylian Mbappe di Paris Saint Germain, Sang Pemain Bisa Pindah ke Real Madrid Pada Musim Panas 2023 Ini

Apalagi jika penderita diabetes melitus menambahkan bahan lainnya ke dalam jus, seperti gula dan susu kental manis, gula darah akan menjadi semakin tinggi.

Apa yang disampaikan oleh dr Ema dalam video edukasinya tentang kebiasaan yang tidak disadari penderita diabetes melitus juga dibahas dalam studi penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health pada tanggal 29 Agustus 2013 dalam British Medical Journal.

Berdasarkan temuan tersebut, rupanya minum segelas jus buah setiap hari dapat meningkatkan risiko 21% penyakit diabetes.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Resmi Tangani Timnas Brasil Mulai Tahun 2024, Presiden Negeri Samba Pertanyakan Langkah Itu

Pasalnya, proses pengolahan jus membuat kandungan fitokimia dan serat dalam buah menjadi lebih rendah. Selain itu, cairan jus akan diserap lebih cepat dan bisa mengakibatkan adanya perubahan yang cukup drastis pada kadar gula darah.

Pada studi yang dilakukan tersebut disarankan untuk makan buah blueberry, anggur, dan apel agar mengurangi resiko diabetes melitus hingga 23%.

Jadi, dengan memilih buah utuh daripada minum jus buah bisa menjadi kebiasaan sederhana yang diharapkan bisa berpengaruh besar dalam membantu kesehatan para penderita diabetes melitus.

Kalaupun ingin mengonsumsi jus buah, pastikan untuk menghindari gula tambahan dan selalu dalam pengawasan dokter.

Demikian penjelasan mengenai perbandingan buah utuh dan jus buah untuk penderita diabetes melitus, menurut dr Ema Surya Pertiwi dan studi penelitian pendukungnya.***

Rekomendasi