

InNalar.com – Legenda Manchester United, Edwin van Der Sar, tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit. Kabar ini pun sontak menggegerkan dunia sepak bola.
Edwin van Der Sar yang saat ini berusia 53 tahun dilaporkan mengalami kondisi yang cukup parah, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Kroasia, saat sedang berlibur.
Menurut laporan, Edwin van Der Sar mengalami kondisi pendarahan di bagian otaknya. Maka dari itu legenda Manchester United tersebut membutuhkan pertolongan segera.
Ketika kabar ini tersebar, banyak sekali dukungan yang mengalir ke legenda Manchester United tersebut. Salah satunya adalah Ajax Amsterdam, tim terakhir yang menjadi tempat ia bekerja.
Di media sosial Twitter resmi klub, Ajax Amsterdam mengaku prihatin dan mengonfirmasi bahwa kabar yang menyebut tentang kondisi Edwin van Der Sar adalah benar. Maka dari itu, doa langsung teriring kepada sang legenda.
Tidak hanya Ajax Amsterdam, Manchester United sebagai tim yang telah merasakan service luar biasa van Der Sar juga turut mengirimkan doa.
Baca Juga: Jungkook BTS Akan Bawakan Lagu ‘Seven’ di Good Morning America Summer Concert
Manchester United mengajak para penggemarnya untuk terus memberi dukungan dan kekuatan kepada Edwin van Der Sar.
Belum lama ini, Edwin van Der Sar memutuskan berhenti dari pekerjaanya sebagai Kepala Eksekutif Ajax Amsterdam. Itu dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawabannya atas tidak lolosnya Die Amsterdammers ke ajang Liga Champions Eropa.
Sebagai pemain, Edwin van Der Sar lebih dikenal sebagai kiper legendaris Manchester United.
Tepat setelah dia mengukir karir yang luar biasa hebat bersama Ajax Amsterdam, Juventus dan juga Fulham, Manchester United kemudian datang memberinya tawaran pada 2005.
Di usia yang sudah menginjak 35 tahun saat itu, Edwin van Der Sar juga mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Sir Alex Ferguson.
Meski tulangnya tak lagi muda, van Der Sar berhasil menjadi penjaga gawang inti Manchester United sampai akhir karirnya, enam tahun kemudian.
Dia tampil dalam 266 pertandingan dan memberikan banyak sekali trofi bergengsi. Satu momen terbaiknya tentu ketika membawa Manchester United meraih trofi Liga Champions Eropa tahun 2008 silam.
Di babak final, van Der Sar menjadi pahlawan dalam drama adu penalti. Dia menjadi salah satu penyebab mengapa Manchester United sukses mengandaskan perlawanan Chelsea untuk menjadi penguasa Eropa saat itu.
Mengingat jasa yang diberikan Edwin van Der Sar, banyak rekan satu timnya di MU yang turut memberi dukungan. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi