

inNalar.com – Lokasi yang sering berjerawat adalah dahi, penyebab jerawat di dahi disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat akibat dari makanan yang dikonsumsi setiap harinya.
Makanan yang mengandung banyak gula, lemak dan juga susu dapat menyebabkan permasalahan jerawat di lokasi dahi.
Untuk mengurangi dan mengatasi jerawat yang ada di dahi maka anda harus mengurangi makanan atau minuman yang memiliki tinggi kandungan gula, lemak dan juga susu.
Mengatasi jerawat yang berada di lokasi dahi yang anda harus lakukan selanjutnya adalah menggunakan produk kecantikan dengan bahan dan kandungan salicylic acid.
Salicylic acid memiliki fungsi untuk mengikis komedo dan membuka pori-pori diawaj serta membersihkan kotoran didalam pori-pori.
Penggunaan produk salicylic acid sangat membantu jerawat di dahi anda bisa menggunakan 3 kali dalam seminggu.
Jika jerawat yang memiliki lokasi di dahi tidak kunjung sembuh setelah menggunakan produk salicylic acid menurut dr.Kamila Jaidi, anda bisa menggunakan retinoid atau retinol.
Jangan lupakan basic skincare yang benar seperti menggunakan pelembab untuk wajah yang berfungsi untuk menghidrasi kulit wajah.
Bagi anda yang memiliki jerawat di pipi menurut dr.Kamila Jaidi jerat lokasi di pipi sangat susah untuk diobati karena jerawat di pipi berkaitan dengan hygiene atau kebersihan.
Baca Juga: Performa Timnas Jerman Jeblok, Bastian Schweinsteiger Tuding Pep Guardiola Sebagai Biangnya
Jika anda ingin jerawat di pipi hilang maka anda juga harus disiplin karena penyebab jerawat lokasi di pipi yaitu breakout karena tidak cocok menggunakan produk skincare.
Jerawat lokasi di pipi biasanya muncul secara berkelompok, jerawat di pipi bisa disebabkan karena handphone yang tidak pernah dibersihkan.
Selain HP sarung bantal dan juga gulin harus sering dibersihkan minimal 1 minggu sekali untuk mengganti sarung bantal dan juga guling.
Menggunakan masker dan tidak mengganti masker saat berkeringat juga dapat memicu munculnya jerawat di wajah.
Penggunaan masker paling lama adalah 3 jam setelah itu anda bisa mengganti dengan masker yang baru agar tidak ada penumpukan bakteri dari biang keringat.
Anda juga bisa meminimalisir untuk penggunaan masker jika tidak dibutuhkan anda bisa melepas dan tidak menggunakan masker, anda juga bisa melapisi tisu didalam masker medis agar wajah tidak langsung bersentuhan dengan masker medis.***(Faizzatun Nazira)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi