Performa Timnas Jerman Jeblok, Bastian Schweinsteiger Tuding Pep Guardiola Sebagai Biangnya

inNalar.com – Performa timnas Jerman dalam setidaknya sepuluh tahun terakhir alami penurunan drastis.

Legenda timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger lantas menyalahkan satu pihak yang dianggap harus bertanggung jawab atas kegagalan demi kegagalan yang didapat.

Bastian Schweinsteiger menyalahkan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sebagai biang dari kegagalan yang dialami timnas Jerman. Mengapa begitu?

Baca Juga: Taylor Lautner, Satu-satunya Mantan Taylor Swift yang Dibuatkan Lagu

Timnas Jerman sejatinya menjadi salah satu tim terkuat di muka bumi. Mereka punya kumpulan pemain berkualitas, sekaligus sejarah yang tak dapat dibantahkan oleh siapapun.

Namun begitu, tim berjuluk der panzer itu mengalami penurunan performa yang cukup signifikan. Setidaknya dalam sepuluh tahun terakhir, timnas Jerman gagal berbicara banyak di sejumlah turnamen besar.

Tepat setelah memenangkan trofi Piala Dunia tahun 2014 yang digelar di Brasil, timnas Jerman cuma menambah satu biji trofinya.

Baca Juga: Kisah Para Lansia di Jepang yang Lebih Memilih untuk Jadi Kriminal dan Dipenjara

Itu terjadi ketika mereka berhasil menjadi juara di ajang Piala Konfederasi. Tepat pada tahun 2017 silam, Jerman dinobatkan sebagai juara setelah mengalahkan Chile dengan skor tipis 1-0.

Namun setelah itu, tidak ada lagi prestasi mentereng yang didapat oleh negeri kelahiran Oliver Kahn tersebut.

Parahnya lagi, timnas Jerman yang disebut sebagai jago Piala Dunia menunjukkan performa ambruk di dua edisi terakhir.

Baca Juga: Viral Video Kakak Beradik di Cianjur Minta Tolong Polisi Untuk Selamatkan Ibunya di Dubai, Ternyata…

Pada gelaran Piala Dunia 2018, timnas Jerman sempat dipermalukan timnas Korea Selatan di fase grup, sehingga mereka gagal melaju lebih jauh. Hal tersebut menjadi noda bagi sang juara bertahan.

Setelah itu, tepat pada gelaran Piala Dunia 2022 kemarin, timnas Jerman malah sibuk mempermalukan dirinya sendiri. Mereka membuat gesture menutup mulut, sebagai balasan dari aturan yang dibuat Qatar, di mana negara tersebut melarang keras simbol-simbol LGBT.

Sudah membuat malu diri sendiri, timnas Jerman juga keok sejak dini. Mereka gagal di persaingan Grup E, yang memunculkan Spanyol dan Jepang sebagai negara berperingkat satu dan dua. Hal yang tak kalah menyedihkan pun diterima di ajang sekelas Piala Eropa.

Melihat perjalanan timnas Jerman yang sangat memprihatinkan, legenda mereka, Bastian Schweinsteiger mengaku sangat sedih. Ia lantas menyebut Pep Guardiola sebagai penyebab dari kehancuran ini.

Menurut Bastian Schweinsteiger, Pep Guardiola telah merubah identitas timnas Jerman melalui permainan tiki-taka yang diberlakukan kalah ia melatih FC Bayern pada 2013 sampai 2016.

Bastian Schweinsteiger menganggap kalau timnas Jerman telah kehilangan karakter sebagai tim pejuang, yang tak cuma berfokus pada keindahan. *** 

Rekomendasi