Wajib Disimak! Ini Penyebab Kadar Gula Drop Bagi Penderita Diabetes Melitus Sebelum Terlambat

inNalar.com – Kadar gula drop bagi penderita diabetes melitus bisa disebut dengan hipoglikemia yang ditandai dengan kadar gula kurang dari 60 mg/desiliter. 

Penyebab penderita diabetes melitus terkena kadar gula drop yaitu skin makan bisa jadi karena lupa atau memang skip makan pagi dan juga siang.

Makan yang tidak teratur bisa menyebabkan kadar gula drop bagi penderita diabetes melitus, sehingga bagi penderita diabetes melitus harus menetapkan jam ketika makan. 

Baca Juga: Sering Mimpi Aneh? Berikut Arti dan Tafsir Mimpi dalam Islam Menurut Ustadz Adi Hidayat

Mengurangi jumlah porsi makan juga bisa menyebabkan kadar gula drop bagi penderita diabetes melitus, mengurangi konsumsi makan tanpa adanya konsultasi dengan dokter bisa menyebabkan kadar gula darah drop.

Penderita diabetes melitus tidak disarankan untuk melakukan olahraga berat karena dapat menyebabkan kadar gula darah drop, jika ingin melakukan olahraga berat harus konsultasi kepada dokter terlebih dahulu.

Menurut dr.Doddy Rizqi Nugraha terdapat kesalahan fatal bagi penderita diabetes melitus yang harus diperhatikan, antara lain yaitu; beranggapan bahwa obat dalam terapi utama. 

Baca Juga: Miliki Berat Badan Ideal Dengan Cara Ini Untuk Cegah Penyakit Diabetes Yang Mengintai

Bagi penderita diabetes melitus ada yang namanya terapi diet atau nutrisi dan aktivitas fisik, ketika mengkonsumsi makanan penderita diabetes melitus sebaiknya perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur. 

Mengonsusmi buah dan sayur juga harus memiliki keseimbanagan jangan terlalu berlebihan, bagi penderita diabetes melitus harus mengatur makanan yang dikonsumsi mulai dari karbohidrat, lemak dan juga sayur. 

Bagi penderita diabetes melitus diharuskan untuk banyak gerak dan melakukan olahraga, minimal 30 menit sehari anda bisa melakukan jalan santai.

Baca Juga: Kronologi Selebgram Michael Rendy Dirampok Tetangga Sendiri, Tangan Sampai Berdarah Gegara Sempat Duel

Bagi penderita diabetes melitus juga bisa melakukan olahraga minimal 3 kali dalam seminggu, tidak perlu melakukan olahraga yang berat-berat.

Olahraga harus dilakukan secara konsisten, bagi penderita diabetes melitus harus tetap mempunyai obat cadangan jangan sampai tidak memiliki obat cadangan ketika mengetahui gula darah sudah rendah.

Penggunaan insulin sebagai obat diabetes melitus bukan karena penderita diabetes melitus sudah parah.

Tetapi penambahan insulin bisa membantu pankreas atau pabrik insulin di dalam tubuh sudah tidak berfungsi, maka tujuan dari penggunaan insulin tambahan digunakan untuk mencegah diabetes melitus menjadi parah. 

Untuk mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil maka penderita diabetes melitus harus menerapkan makan tepat waktu. 

Dan melakukan makan di waktu yang sama setiap harinya agar gula darah tetap stabil sehingga dapat terkontrol dengan baik.***(Faizzatun Nazira)

Rekomendasi