Buntut dari Aksi Rasisme Kepada Pemain, Erick Thohir Setuju Bila Liga 1 Musim 2023/24 Dihentikan Sementara

inNalar.com – Beberapa waktu lalu, pekan perdana kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2023/24 diwarnai dengan aksi rasisme kepada pemain.

Aksi rasisme ini terjadi pada laga antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar.

Menurut kabar, terdapat sebanyak tiga pemain yang menjadi korban dari aksi rasisme suporter. Hal ini pun langsung mendapat perhatian dari banyak pihak.

Baca Juga: Link Twibbon Hari Koperasi Indonesia 2023, Begini Sejarah di Balik Tanggal 12 Juli

Tiga pemain yang dilaporkan mendapat aksi rasisme dari suporter adalah Yuran Fernandes, Yance Sayuri dan Erwin Gutawa, yang semuanya merupakan penggawa PSM Makassar.

Diketahui, ketiga pemain tersebut mendapat rasisme di media sosial masing-masing. Banyak suporter yang bertindak ceroboh, dengan mengeluarkan kata-kata tak sopan melalui ketikan jari mereka.

Tak lama, Asosiasi Pemain Profesional Indonesia, APPI, mengambil sikap tegas. Melalui media sosial instagram, CEO APPI, M. Hardika Aji, mengungkapkan bila pihaknya siap membantu para pemain yang memutuskan untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengetahui Skincare yang Tidak Cocok di Kulit? Begini Penjelasan dari dr. Richard Lee

APPI kabarnya telah melakukan kontak dan berkomunikasi dengan ketiga pemain tersebut. Mereka mengaku bakal mendampingi setiap proses hukum yang akan dilewati.

Saat ini, APPI juga tengah menggelar aksi pemantauan terhadap akun-akun yang terindikasi melakukan tindak rasisme kepada para pemain.

Mengingat banyak suporter yang belum paham betul apa efek dari tindakan negatif tersebut, APPI pun menyarankan bila kompetisi Liga 1 Indonesia 2023/24 lebih baik dihentikan sementara. Keputusan ini dipercaya bakal memberi efek jera kepada oknum suporter yang terlampau bodoh, dengan menyebar kebencian di media sosial.

Baca Juga: 11 Juli 2023 Ada Peringatan Hari Populasi Sedunia, Capai 8 M Jiwa Thomas Eriksen Sebut Dunia Sudah Overheat

Pada laga PSM Makassar melawan Persija Jakarta itu sendiri, tidak ada pemenang yang tercipta. Sebab kedua tim bermain imbang 1-1 hingga laga usai.

Merespon usulan APPI yang ingin menghentikan kompetisi Liga 1 Indonesia, Erick Thohir selaku ketua PSSI mengatakan bila ia setuju untuk mengambil langkah tersebut.

Ia mendukung saran tersebut karena memang tindakan rasisme sama sekali tidak bisa dibenarkan.

“Ya setuju,” kata Erick Thohir yang berkata kepada awak media.

Erick Thohir berharap bila langkah itu dapat mengubah karakter buruk suporter sepak bola di Indonesia. Dia mengaku sangat kecewa dan juga sedih, dengan siap memberikan hukuman kepada siapapun yang melanggar.

“Saya sangat kecewa. Kedepannya akan kami tindak, karena sangat sedih ketika kita bangga sebagai warga NKRI ada yang kulitnya putih hitam, rambut keriting rambut lurus, sukunya macam-macam lalu terjebak hal seperti ini.” *** (Garin Nanda)

Rekomendasi