Alasan Penyebab Luka Penderita Diabetes Melitus Susah Sembuh, Berikut Penjelasan dr. Saddam Ismail

inNalar.com – Menurut dr. Saddam Ismail banyaknya penderita diabetes melitus yang tidak menjaga kadar gula darahnya, kemudian ketika penderita diabetes melitus memiliki luka kecil pada awalnya akan menjadi melebar dan sulit sembuh.

Luka pada penderita diabetes melitus menurut dr. Sadam Ismail tidak bisa diartikan sebagai diabetes basah ataupun diabetes kering, seorang penderita diabetes melitus yang memiliki luka di kulitnya membutuhkan perawatan yang lebih ekstra dibandingkan orang normal.

Karena lupa yang dimiliki penderita diabetes melitus tidak bisa sembuh dengan sendirinya, dr. Saddam Ismail menjelaskan tentang luka pada diabetes melitus disebut dengan diabetik ulcer atau ulkus diabetic.

Baca Juga: Tom Cruise Dikabarkan Cinlok Dengan Hayley Atwell di Film Mission: Impossible 7, Benarkah Itu?

Diabetik Ulcer atau Ulkus Diabetik merupakan luka pada penderita diabetes melitus yang sulit sembuh disebabkan karena kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol.

Umumnya luka diabetes akan lebih sering muncul di bagian kaki walaupun daerah tubuh lainnya bisa terkena luka diabetes melitus, tapi kebanyakan orang terkena luka di bagian kaki. 

Luka pada penderita diabetes melitus yang parah akhirnya akan muncul jaringan yang mati, jaringan yang sudah membusuk akibat aliran darah yang tidak stabil ke kulit yang terdapat luka atau bisa disebabkan karena terjadinya infeksi bakteri bagi penderita diabetes melitus.

Baca Juga: Ini Daftar Pemain Bintang Potensial yang Berstatus Bebas Transfer pada Musim Panas 2023! Siapa Berminat?

Menurut dr. Saddam Ismail terdapat ciri-ciri luka diabetes melitus yang perlu diketahui, yaitu; pertama adanya kemerahan dan juga warnanya lebih gelap di sekitar luka, kedua munculnya cairan atau nanah dari luka tersebut.

Ketiga adanya aroma yang tidak sedap di luka penderita diabetes melitus, keempat kulit disekitar daerah yang luka timbul adanya pembengkakan, kelima luka yang tidak kunjung sembuh awalnya luka tersebut kecil tapi akan melebar.

Pada luka diabetes melitus yang parah adanya warna hitam di tempat luka atau tempat di sekitar luka yang disebabkan aliran darah tidak bagus atau terhambat, penyebab luka diabetes susah sembuh disebabkan karena peredaran darah yang terganggu.

Baca Juga: Inilah Makanan Pengganti Nasi Putih yang Rendah Glukosa Ala dr. Zaidul Akbar, Dijamin Sehat!

Kadar gula darah yang terus tinggi dapat menyebabkan terjadinya pada pembuluh dara bisa terjadinya mengeras, menyempit sehingga suplai oksigen dan darah menjadi terhambat, oksigen dan nutrisi membantu proses penyembuhan luka.

Gula darah yang tinggi terus menerus lama-kelamaan akan mempengaruhi sel darah putih, sel darah putih memiliki peran untuk untuk melawan kuman dan bakteri ketika terdapat luka. 

Ketika sel darah putih di dalam tubuh terganggu akan meningkatkan resiko terjadinya infeksi, karena tubuh yang lemah, masalah saraf bagi penderita diabetes melitus atau bisa disebut dengan neuropati diabetik, gula darah yang tinggi terus menerus bisa merusak saraf.

Melemahnya saraf dapat menyebabkan mati rasa di daerah tertentu, terjadinya gangguan pada rasa raba bahkan rasa nyeri, kondisi tersebut dapat mempengaruhi penyembuhan luka bahkan hal tersebut dapat mempengaruhi munculnya luka.

Menurut dr. Saddam Ismail penderita diabetes melitus yang memiliki luka pada awalnya tidak akan terasa bahwa seseorang tersebut memiliki luka karena kurangnya rasa raba sehingga luka tersebut tidak akan ketahuan hingga menunggu luka tersebut melebar baru terdapat rasa nyeri.

Cara menyembuhkan luka diabetes melitus dengan cara merawat luka tersebut dan tidak menekan luka, membersihkan jaringan-jaringan mati, rajin ganti perban dan bersihkan usahakan luka penderita diabetes melitus tertutup dan menjaga kadar gula darah agar tetap terkontrol.***

Rekomendasi