

inNalar.com – Diabetes Melitus menurut dr. Richard Suwandi adalah suatu kondisi meningkatnya kadar gula darah pada seseorang yang disebabkan karena gangguan kerja dari insulin.
Diabetes Melitus bisa disebabkan karena gangguan dari produksi insulin, menurut dr. Richard Suwandi Sp.Pd diabetes melitus sendiri dibagi menjadi dua, yaitu; diabetes melitus tipe 1 dan diabetes melitus tipe 2.
Menurut dr. Richard Suwandi ada Diabetes Melitus tipe 1 terjadi karena kerusakan dari organ yang bisa disebut dengan pankreas, pankreas pada dasarnya berfungsi sebagai produksi insulin.
Insulin berfungsi untuk mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh, pada penderita diabetes melitus tipe 1 fungsi pankreas mengalami kegagalan untuk membuat insulin sehingga membutuhkan insulin tambahan dari luar.
Insulin tambahan bisa berupa suntikan, pankreas yang tidak bisa berfungsi menyebabkan insulin tidak dapat diproduksi sama sekali, maka terjadinya gula darah yang tidak masuk kedalam tubuh sama sekali.
Menurut dr. Richard Suwandi Diabetes Melitus tipe 2 terjadi mekanisme karena disebabkan seperti adanya kegemukan/kelebihan berat badan/obesitas yang dapat menyebabkan resistensi insulin.
Baca Juga: Tidak hanya Rumput Seharga 6 Milyar, Ini Daftar Perbaikan JIS untuk Piala Dunia U-17 Mendatang
Dari adanya resistensi insulin yang dikeluarkan oleh sistem pankreas menjadi lebih jelek, pada awalnya sebagai kompensasi pankreas harus menghasilkan insulin lebih banyak lagi.
Menurut dr. Richard Suwandi Sp.Pd gula basah dan gula kering termasuk kedalam komplikasi diabetes melitus, peningkatan akibat kadar gula darah yang tinggi.
Jika terdapat pasien diabetes melitus yang menyerang jantung dan ginjal bisa disebut dengan gagal jantung maupun gagal ginjal karena disebabkan kelebihan cairan, tidak hanya itu diabetes melitus juga bisa menyebabkan nyeri pada ujung-ujung jari.
Penyakit diabete melitus merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap remeh, diabetes melitus sendiri adalah salah satu penyakit mematikan di dunia, menurut dr. Richard Suwandi Sp.Pd penyakit diabetes melitus sendiri dapat meningkat tiap tahunnya.
Hormon stress juga dapat memicu adanya peningkatan kadar gula darah dan juga bisa meningkatkan tekanan darah tinggi.
Cara menjaga agar tidak terjadi komplikasi penderita diabetes melitus, yaitu;sadari apabila sudah teridentifikasi, segera konsultasi dengan dokter
Tidak hanya itu berkomitmen atau terus menjaga pola makan , olahraga dan konsumsi obat-obatan secara teratur agar gula darah tetap terkontrol dan menghindari adanya komplikasi-komplikasi
Menurut dr. Richard Suwandi Sp.Pd zaman dulu orang muda terkena diabetes melitus saat berumur 35 tahun tapi di zaman sekarang penyakit diabetes melitus bisa menyerang siapa saja bahkan anak muda dizaman sekarang banyak yang terkena penyakit diabetes melitus.
Kurangnya olahraga dan sering mengonsumsi makanan yang manis-manis dan dapat memicu timbulnya penyakit diabetes melitus.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi