

inNalar.com – MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah sebuah kegiatan yang dahulu kita kenal dengan istilah MOS (Masa Orientasi Sekolah). Panitia OSIS tentu perlu menyiapkan berbagai ide kegiatan menarik agar siswa baru tak bosan jalani rangkaian kegiatannya.
Ada sebuah konsep permainan yang bisa jadi inspirasi panitia OSIS buat rangkaian kegiatan MPLS, namanya konsep “School Tour“.
Permainan MPLS berkonsep “School Tour” ini berbentuk kegiatan outdoor dimana para siswa mengeksplor seluruh area sekolah dengan bebas.
Baca Juga: Tidak Hanya Orang Tua Anak Muda Juga Bisa Terkena Diabetes Melitus, Begini Cara Mencegahnya
Panitia MPLS akan membagi para peserta siswa menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk menelusuri beberapa pos yang tersebar di area sekolah, kemudian pada setiap posnya siswa akan mengerjakan sebuah misi yang diberikan oleh panitia penjaga pos.
Tujuan dari adanya permainan MPLS berkonsep “School Tour” ini ialah agar siswa diajak untuk mengeksplor sejarah sekolah, berbagai fasilitasnya, hingga berkenalan dengan penghuni baik dari guru, petugas kebersihan, hingga pengurus kebun, maupun satpam.
Berikut tata cara penyusunan konsep permainan “School Tour” buat para panitia MPLS agar lebih mudah untuk menyusun rancangan kegiatannya.
Baca Juga: Gangguan Tidur Bagi Penderita Diabetes Melitus Sebabkan Kadar Gula Darah Tinggi
1. Panitia membagi siswa menjadi beberapa kelompok
Pastikan setiap siswa mendapatkan kelompoknya. Anggota idealnya ialah sekitar 5-8 anggota per kelompok. Lalu, mintalah para siswa untuk mendelegasikan salah satu anggota kelompok untuk menjadi pemimpinnya.
2. Panitia MPLS membuat 3-5 titik pos yang tersebar di berbagai area strategis sekolah
Usahakan pos 1 dan 2 berjarak agak jauh supaya para siswa terdorong untuk mengeksplor sekolah sebanyak mungkin.
Panitia MPLS diharapkan menempatkan posisi pos pada area strategis seperti lab komputer, lab. bahasa, perpustakaan, lapangan, kelas, hingga area ibadah.
Tujuannya agar para siswa baru bisa mengenal segala fasilitas sekolah secara lengkap.
3. Panitia MPLS membuat sejumlah misi yang ditulis di dalam kertas kecil
Jumlah misi yang perlu dibuat adalah sejumlah kelompok yang ada dan berikan misi tersebut pada saat siswa berada di pos 1, 2, dan 3.
Setiap posnya, anggota kelompok perlu menyelesaikan 1 misi secara bertahap hingga pos yang terakhir.
4. Rekomendasi misi buat panitia MPLS
Esensi misinya usahakan berupa perintah yang membuat anggota kelompok siswa bisa meningkatkan kemampuan kolaborasi antaranggota, menstimulasi kemampuan bersosialisasi dengan orang baru, dan semakin mengenali lingkungan sekolahnya dengan baik.
Contoh misinya bisa berupa “Temui Bapak/Ibu ‘A’ di area lapangan dan gali informasi tentang kegiatan apa saja yang rutin dilaksanakan di area tersebut.
Atau bisa juga, contoh misinya: “Carilah secarik kertas yang tersembunyi di ruang perpustakaan dan temukanlah informasi tentang sejarah berdirinya sekolah ini.”
Selain itu juga contoh misinya bisa berbentuk sebagai berikut: “Berkenalan dengan guru “B” dan galilah informasi tentang pelajaran apa yang diampunya.
5. Pada akhir pos, berilah para anggota siswa kesempatan untuk menceritakan kembali kisah perjalanan mereka dari pos 1 hingga terakhir
Mintalah mereka untuk menjelaskan informasi apa saja yang telah mereka dapatkan dari sejak pos pertama hingga terakhir di hadapan seluruh peserta kegiatan MPLS.
Hal ini dilakukan dengan tujuan agar para siswa mampu mengasah kemampuan ingatan, menyampaikan kembali pemahaman dan informasi yang telah didapatkan tentang lingkungan sekolahnya, dan mengasah keterampilan public speaking mereka.
Permainan dengan konsep “School Tour” ini cocok untuk jenjang sekolah SMP dan SMA baik untuk sekolah yang berasrama maupun yang non-asrama.***