

inNalar.com – Kemampuan baca dan tulis menjadi salah satu pertimbangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sebuah daerah. Mirisnya, Papua memiliki beberapa kota yang angka melek hurufnya sangat rendah.
Tak hanya menjadi tugas Pemkotnya saja, seluruh masyarakat di Indonesia perlu mulai memperhatikan beberapa kota di Papua ini.
Berdasarkan rilisan data angka melek huruf Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat beberapa kota di Papua yang sangat membutuhkan akses guru dan fasilitas pendidikan yang lebih layak untuk meningkatkan angka melek huruf di daerah tersebut.
Baca Juga: Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tim Lemah di Ajang Piala Asia 2023, Begini Respon Shin Tae-yong
Dibuktikan dengan persentase angka melek huruf yang menerangkan bahwa sekitar 30% penduduknya yang bisa membaca dan menulis.
Berikut 4 kota di Papua yang perlu jadi perhatian seluruh pejuang pendidikan baik pemerintah pusat, pemprov, pemkot, hingga para guru yang ada di seluruh Indonesia.
4. Intan Jaya
Kab. Intan Jaya memiliki total penduduk 135.968 jiwa dengan luas wilayahnya yang sekitar 3.922,00 km2.
Baca Juga: Seminyak Village Jadi Mall Terbesar se Bali, Kawasan Mewah Diapit Banyak Villa dan Hotel Pribadi!
Daerah ini cukup memprihatinkan, karena penduduk dengan usia di atas 25 tahun ke atas, ternyata hanya sekitar 44,51% dari total penduduknya yang diketahui bisa membaca dan menulis berdasarkan data tahun 2019.
Meski begitu, daerah di Papua ini juga memiliki perkembangan angka melek huruf yang cukup signifikan. Pasalnya, tahun 2018 daerah Intan Jaya 29,80 %.
3. Lanny Jaya
Belum banyak yang mengenal Kab. Lanny Jaya. Daerah ini berpenduduk sebanyak 201.461 jiwa dengan luas wilayahnya 6.077,40 km2.
Berdasarkan data BPS 2019, dari data angka melek huruf yang dilakukan di daerah Papua ini pada penduduknya yang berusia 25 tahun ke atas, tercatat bahwa baru 31, 54%
2. Nduga
Nduga adalah salah satu kabupaten yang berada di Prov. Papua Pegunungan.
Daerah di Papua ini diketahui jumlah penduduknya sekitar 109.630 jiwa dengan luas wilayah 12.941 km2.
Baru sekitar 41,27% penduduk usia 25 tahun ke atas yang bisa membaca dan menulis berdasarkan data tahun 2019.
Meskipun begitu, daerah di Papua ini cukup memiliki perkembangan yang signifikan. Pasalnya di tahun sebelumnya angka melek huruf yang dicapai hanya 29,30%.
1. Deiyai
Kab. Deiyai berada di Provinsi Papua Tengah. Mulanya daerah ini adalah bagian dari wilayah Paniai, tetapi kemudian kini menjadi wilayah tersendiri.
Daerah di Papua ini termasuk perlu menjadi perhatian para pejuang pendidikan. Pasalnya, angka melek huruf pada usia 25 tahun ke atas di tahun 2019 masih termasuk rendah.
Yaitu, baru sekitar 39.95% penduduknya yang bisa membaca dan menulis
Itulah empat kota yang termasuk ke dalam daerah di Provinsi Papua yang sangat membutuhkan perhatian segala pihak.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi