Dijuluki ‘Nepal van Java’, Intip Cantiknya Dusun di Kota Magelang yang Mirip Pemukiman di Nepal

inNalar.com – Julukan ‘Tuin van Java’ pada era kolonial untuk Kota Magelang yang terletak di Jawa Tengah ini memang cocok untuk kota penuh bunga di Pulau Jawa ini.

Selain dikelilingi oleh pegunungan dan indahnya berbagai taman bunga, Magelang ternyata menyimpan destinasi wisata yang menarik.

Meski lebih dikenal dengan wisata Candi Borobudur, ternyata ada satu desa menarik yang berhasil membuat kota kota bunga tersebut mendapatkan julukan ‘Nepal ala Jawa’.

Baca Juga: Terbesar dan Termewah se Provinsi Lampung, 5 Mall di Bandar Lampung Ini Bikin Pengunjung Auto Keram Kaki

Desa tersebut adalah Dusun Butuh yang mirip dengan pemandangan di pegunungan Nepal, dengan lokasi berada di lereng Gunung Sumbing.

Pemandangan yang disuguhkan berupa perumahan berundak-undak menawan, dikelilingi oleh perkebunan bunga dan latar Gunung Sumbing di belakangnya.

Dengan suasana udara yang dingin serta sejuk, tidak heran apabila desa ini sering disandingkan dengan pemukiman di Nepal yang terletak di Pegunungan Himalaya.

Baca Juga: Tak Disangka Murah Meriah! 7 Hotel di Malang Ini Berikan Kenyamanan dan Fasilitas Lengkap Bak Bintang 5

Desa yang berlokasi di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang tersebut sebenarnya memiliki lokasi yang lumayan jauh dari pusat kota dengan jarak 21 km.

Untuk mencapai desa tersebut, dibutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan dengan jalur penanjakan yang luar biasa. Maka, pastikan kendaraan dalam kondisi bagus saat berkunjung.

Biaya masuk ke wisata desa ini sendiri cukup dengan membayar 8 ribu Rupiah, ditambah biaya parkir 3 ribu untuk sepeda motor dan 10 ribu untuk mobil.

Baca Juga: Per Orang Nggak Sampai 900 Ribu Perbulan! Ini 5 Daerah Dengan Biaya Hidup Paling Rendah di Jawa Timur

Tempat ini sendiri sering sekali diselimuti oleh kabu tipis, sehingga jangan lupa untuk memakai pakaian tebal ketika berkunjung.

Tidak hanya pemandangan yang menawan, pengunjung desa ini dapat memetik sayuran di perkebunan dan juga menginap di homestay yang disediakan.

Untuk tarif penginapan sendiri dipatok dari harga 150 ribu Rupiah hingga 300 ribu, dapat memuat sekitar 10 pengunjung.

Dusun Butuh ini sendiri dulunya merupakan jalur pendakian yang nyaman untuk ke Puncak Sejati. Namun seiringnya waktu, foto-foto yang diposting di media sosial membuat desa ini menjadi destinasi wisata baru.

Pemandangan yang indah cocok untuk spot foto, sehingga destinasi wisata ini sangat ramah keluarga dan juga bagi teman-teman yang ingin berwisata bersama.

Namun, banyaknya tanjakan sangat tidak disarankan untuk pengunjung yang memiliki riwayat jantung, asma, atau pun mereka yang sudah lanjut usia.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]