

inNalar.com – Indonesia tak henti-hentinya bangun infrastruktur yang bikin geleng-geleng kepala. Pasalnya, proyek tol bawah laut IKN di Kalimantan Timur ini bakal jadi yang terdalam di dunia.
Diketahui tol bawah laut IKN yang bakal dibangun Kementerian PUPR di Kalimantan Timur ini miliki panjang 1,5 km.
Tol bawah laut ini direncanakan akan menghubungkan IKN dengan kota penyangganya seperti Balikpapan dan Samarinda, hingga sampai ke jembatan Balang.
Adapun saat ini tahapan pembangunan jalan tol bawah laut IKN di Kalimantan Timur ini sudah memasuki tahap studi kelayakan atau feasibility study.
Tol bawah laut yang bakal dibangun di Kalimantan Timur ini bakal digarap Kementerian PUPR mulai tahun 2024.
Lantas, kenapa tidak dibangun dengan tol pada umumnya saja? Rupanya ada alasan khusus mengapa Pemerintah Indonesia getol banget buat desain infrastruktur ini dengan cara yang berbeda.
Baca Juga: Mepet Lawang Sewu, Mall Terbesar di Kota Semarang Ini Sudah 16 Tahun Berdiri, Tertua di Jawa Tengah?
Bukan tanpa alasan proyek fantastis tol bawah laut IKN Kalimantan Timur ini dibangun Pemerintah Indonesia.
Diketahui alasan utama pembangunan proyek tol yang fantastis ini adalah karena Pemerintah Indonesia tak ingin ganggu ekosistem tumbuhan dan hewan yang sudah hidup di wilayah paru-paru dunia.
Ada beberapa area cagar alam yang perlu dijaga, seperti Tahura Bukit Soeharto, Hutan Lindung Sungai Wain, dan Cagar Alam Teluk Adang.
Sementara hewan yang dilindungi di wilayah IKN Kalimantan Timur ini seperti orang utan, bekantan, dan beruang.
Estimasi pembangunan tol bawah laut IKN Kalimantan Timur ini bakal menghabiskan dana sekitar Rp 3 triliun.
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan IKN, Danis Hidayat Sumadilaga menegaskan dalam melalui akun tiktok @kemenpupr terkait komitmen Pemerintah Indonesia.
Danis memastikan bahwa pembangunan megaproyek ini akan diupayakan dengan tidak mengubah tegakkan ekosistem yang sudah ada di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Oleh karena itu, masyarakat Indonesia pun tak perlu khawatir dengan berbagai satwa terlindungi dan flora yang berada di wilayah hutan konservasi.
Pasalnya, proyek tol bawah laut ini menjadi solusi terbaik agar konsep smart city di IKN Kalimantan Timur dapat terwujud.***